SAMPIT – Kepergian Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah Nadalsyah Koyem meninggalkan duka bagi banyak tokoh di Kalimantan Tengah. Bagi mantan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, Koyem bukan sekadar tokoh politik dan pengusaha, tetapi sosok yang menjadi panutan secara pribadi.
Supian Hadi sendiri pernah berpasangan dengan Koyem pada sebagai calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2024 lalu.
Baca Juga: Kabar Duka, Ketua DPD Demokrat Kalteng Nadalsyah Koyem Meninggal Dunia
Ia mengenang Koyem sebagai tokoh masyarakat Kalteng yang memiliki semangat membangun sangat tinggi. Ia mengaku banyak berdiskusi dengan Koyem mengenai arah pembangunan Kalteng saat keduanya mencalonkan diri.
“Yang pasti beliau adalah salah satu tokoh masyarakat Kalimantan Tengah, dan kita bagian daripada masyarakat Kalteng merasa kehilangan seorang sosok yang sangat kita kagumi, terutama saya pribadi,” katanya kepada Kaltengpos.jawapos.com, Selasa (6/10/2026).
Menurut Supian Hadi, Koyem merupakan sosok pekerja keras dengan keinginan kuat untuk mendorong pembangunan daerah. Dalam berbagai pembicaraan mereka, Koyem disebut kerap menyampaikan gagasan mengenai bagaimana Kalimantan Tengah seharusnya dibangun ke depan.
“Beliau adalah tipe orang yang pekerja keras, jiwa membangun untuk Kalimantan Tengah yang sangat tinggi. Pada saat kami mencalon dulu berdua, sambil diskusi berdua, beliau selalu menggambarkan tentang bagaimana pembangunan Kalteng ke depan,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, banyak gagasan Koyem yang menurutnya sangat brilian. Kesamaan karakter dalam hal keinginan mempercepat pembangunan membuat komunikasi keduanya berjalan baik.
Baca Juga: AHY Ucapkan Bela Sungkawa, Kenang Sosok Nadalsyah Koyem sebagai Kader Terbaik Demokrat
“Banyak ide-ide beliau yang sangat brilian. Kebetulan dengan jiwa saya seorang mantan Bupati Kotim yang sangat ingin selalu cepat membangun apa pun, seperti di Sampit mau bergerak cepat membangun Kotim, sehingga sangat cocok,” ungkapnya.
Menurutnya, saat mencalonkan diri, keduanya memiliki kesamaan dalam hal ide dan keinginan untuk membangun daerah. Karena itu, hubungan yang terjalin bukan hanya sebatas hubungan politik, tetapi juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pembangunan Kalteng.
“Pada saat itu kita langkah berdua, istilahnya ide, keinginan itu sama,” katanya.
Di mata Supian Hadi, Koyem juga memiliki karakter yang lengkap sebagai seorang pemimpin. Selain ulet dan pantang menyerah, almarhum dinilai memiliki sifat sabar, mampu mengayomi dan menjadi panutan bagi dirinya secara pribadi.
“Di samping beliau mempunyai jiwa yang ulet, pantang menyerah, jiwa membangun yang tinggi, beliau juga sosok yang sabar, pengayom, dan panutan saya secara pribadi,” tuturnya.
Ia juga mengenang Koyem sebagai pengusaha yang sukses di Kalimantan Tengah. Namun, bagi Supian, hal yang paling membekas dari sosok Koyem adalah semangatnya dalam memikirkan pembangunan daerah dan kepeduliannya terhadap kemajuan Kalteng.
“Di samping beliau sebagai pengusaha yang sangat sukses di Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (*)
Editor : Ayu Oktaviana