SAMPIT – Suasana haru mewarnai perjalanan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran saat melintas di ruas jalan Sampit-Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (10/10/2026).
Sejumlah warga yang berdiri di pinggir jalan berteriak histeris menyampaikan ucapan terima kasih setelah jalan yang mereka lalui sehari-hari kini mulus usai diperbaiki.
Respons warga tersebut menjadi gambaran betapa pentingnya kondisi jalan yang layak bagi mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat. Perbaikan ruas Sampit-Samuda hingga Ujung Pandaran juga mempermudah akses antarkawasan di Kotim.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, kondisi jalan yang sudah mantap harus dijaga bersama, terutama dengan memperhatikan kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas jalan.
“Jalan ini sudah mantap, tetapi kalau dilewati truk besar dengan muatan 25 sampai 30 ton, tentu bisa rusak. Jadi, kita bersama pemerintah daerah dan masyarakat harus saling menjaga jalan ini,” kata Agustiar usai mengunjungi Rice Milling Plant (RMP) di Kotim.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng tahun 2026, total panjang jalan provinsi di Kotim mencapai 85,10 kilometer. Dari jumlah tersebut, sepanjang 84,53 kilometer atau 99,33 persen berada dalam kondisi mantap. Sementara itu, 0,57 kilometer atau 0,67 persen masih dalam kondisi tidak mantap.
Ruas Sampit-Samuda di Kecamatan Mentaya Hilir Utara memiliki panjang 35,62 kilometer dan seluruhnya beraspal dengan kondisi mantap. Adapun ruas Samuda-Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit sepanjang 49,48 kilometer juga telah beraspal, meski masih terdapat 0,57 kilometer dalam kondisi rusak berat.
Agustiar menjelaskan, jalan tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kotim hingga kawasan perbatasan Seruyan.
Karena itu, pemeliharaan dan pengawasan kendaraan bertonase besar menjadi penting agar kualitas jalan yang telah diperbaiki dapat bertahan lebih lama.
Menurutnya, peningkatan kondisi jalan harus diikuti kesadaran pengguna jalan untuk menyesuaikan muatan kendaraan dengan kapasitas yang diizinkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalteng atas perbaikan jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, saya mewakili Bapak Bupati mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perbaikan jalan ini, mulai dari Ketapang hingga Mentaya Hilir Selatan, kemudian dari Mentaya Hilir Selatan sampai Teluk Sampit,” kata Irawati.
Menurutnya, jalan yang semakin baik mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang sebelumnya rusak. Ia menyebut, salah satu staf pemerintah kecamatan juga pernah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan tersebut.
Selain menunjang keselamatan perjalanan, perbaikan jalan dinilai turut mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik mempermudah pengangkutan barang, termasuk dari kawasan Perindo.
“Ini tentunya sangat membantu karena jalan tersebut juga menunjang perekonomian. Pengangkutan barang dari kawasan Perindo juga bisa lebih lancar,” pungkasnya.(*)
Editor : Agus Pramono