NANGA BULIK - Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, berharap agar Festival Babukung kembali masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat penutupan Festival Babukung 2025 Lamandau, di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Selasa (11/11/2025).
Sebelumnya, Festival Babukung masuk dalam kalender KEN, dan sempat hilang karena kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.
Dengan kembali digelarnya Festival Babukung di Kabupaten Lamandau, diharapkan bisa menghidupkan kembali semangat pelestarian adat dan budaya di daerah.
Bupati menjelaskan, Festival Babukung memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata budaya di Kalimantan Tengah. “Untuk itu, promosi dan pengembangan festival ini akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan menarik wisatawan,” kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.
Bupati menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mempromosikan budaya daerah. “Ini akan menjadi perhatian kami kedepan, besar harapan kami Festival Babukung bisa kembali masuk KEN, dan menjadi satu-satunya Festival Budaya Dayak Tomun di Indonesia,” harapnya. (lan/ans)