NANGA BULIK – Surutnya debit air Sungai Lamandau akibat musim kemarau menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Hamparan pasir yang muncul di tengah sungai kini menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.
Lokasi tersebut pun mendadak ramai dikunjungi warga yang memanfaatkan momen tersebut sebagai tempat rekreasi bersama keluarga.
Sejak beberapa hari terakhir, warga terlihat memadati hamparan pasir yang muncul di sejumlah titik Sungai Lamandau.
Anak-anak bermain pasir, sementara orang dewasa menikmati suasana sore dengan berfoto maupun sekadar bersantai menikmati panorama sungai yang berbeda dari biasanya.
Baca Juga: Pemkab Lamandau Kucurkan Rp6,8 Miliar Bangun Jalan Antara Ginih-Kinipan
Fenomena alam ini menjadi wisata dadakan yang dapat dinikmati secara gratis. Keindahan hamparan pasir berpadu dengan aliran sungai yang tenang menghadirkan pengalaman tersendiri bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di akhir pekan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Ramainya kunjungan masyarakat juga membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah pedagang memanfaatkan keramaian dengan menjajakan makanan, minuman, serta berbagai jajanan di sekitar lokasi.
Kehadiran wisatawan lokal tersebut memberikan tambahan penghasilan bagi para pelaku usaha dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai.
Pengunjung diminta tidak lengah terhadap perubahan kondisi arus maupun kedalaman air, serta selalu mengawasi anak-anak selama bermain di kawasan tersebut.
Selain itu, pengunjung juga diharapkan menjaga kebersihan kawasan Sungai Lamandau dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Dengan menjaga kelestarian lingkungan, wisata dadakan yang muncul akibat fenomena alam ini tetap nyaman dikunjungi dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengurangi keasrian Sungai Lamandau. (*)
Editor : Agus Pramono