NANGA BULIK– Program Pelatihan Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) yang digelar PT Trieka Agro Nusantara (TAN), bagian dari PT Triputra Agro Persada Tbk (TAP), mulai memberikan dampak positif bagi petani sawit di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Sejumlah petani di sekitar wilayah operasional perusahaan mengaku mengalami peningkatan hasil panen setelah mengikuti pelatihan yang berfokus pada peningkatan kemampuan agronomi dan tata kelola perkebunan kelapa sawit.
Program PERKASA merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri yang bertujuan membantu petani meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya sawit. Program tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas kebun sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Inisiatif ini juga menjadi bentuk komitmen TAP sebagai sahabat petani untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program peningkatan kapasitas petani tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, termasuk dorongan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah yang menempatkan peningkatan kemampuan petani sebagai salah satu langkah penting dalam pengembangan perkebunan sawit rakyat.
Terlebih, berdasarkan data Kementerian Pertanian, lebih dari 40 persen luas perkebunan kelapa sawit nasional dikelola oleh petani. Karena itu, penguatan keterampilan dan pengetahuan budidaya di tingkat petani dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas serta daya saing industri kelapa sawit nasional.
Salah seorang peserta pelatihan PERKASA, Wardino, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru setelah mengikuti program tersebut.
"Dulu saya berkebun hanya mengikuti kebiasaan, asal tanam dan asal pupuk. Setelah ikut pelatihan PERKASA, saya baru paham ternyata setiap langkah ada ilmunya, mulai dari perawatan tanaman, pemupukan yang benar, sampai praktik kebun yang lebih tepat. Sekarang hasil panen saya mulai meningkat," ujar Wardino beberapa hari lalu.
Tingkatkan Kapasitas Petani Sawit
General Manager PT Trieka Agro Nusantara, Japatar Banjarnahor, menjelaskan bahwa keterbatasan akses terhadap pengetahuan mengenai pengelolaan kebun sawit yang baik masih menjadi salah satu tantangan bagi sebagian petani.
Kondisi tersebut, kata dia, berdampak terhadap produktivitas kebun yang belum optimal dan pada akhirnya turut memengaruhi pendapatan petani.
"Masih banyak petani yang menggunakan bibit tidak berkualitas, kurang disiplin dalam pemupukan, hingga melakukan perawatan kebun secara seadanya sehingga hasil panennya kurang maksimal.
Melalui pelatihan PERKASA, kami ingin membantu meningkatkan kapasitas petani sekaligus mendorong praktik perkebunan sawit yang lebih berkelanjutan melalui pengelolaan lahan yang baik, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi para petani peserta pelatihan," jelasnya.
Pelatihan PERKASA dirancang dengan komposisi 40 persen teori dan 60 persen praktik lapangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara intensif selama tiga hari.
Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai teori budidaya sawit, tetapi juga mempraktikkan secara langsung teknik perawatan tanaman secara tepat dan presisi.
Dengan demikian, petani diharapkan semakin percaya diri dalam mengelola kebunnya secara mandiri.
Ada Pendampingan Pascapelatihan
Untuk memastikan materi pelatihan benar-benar diterapkan di lapangan, PT Trieka Agro Nusantara juga melakukan monitoring dan pendampingan pascapelatihan secara berkala.
Pendampingan tersebut dilakukan agar perubahan cara bertani yang lebih baik dapat diterapkan secara konsisten dan menjadi standar baru dalam meningkatkan produktivitas kebun petani.
Selain pendampingan, perusahaan juga menyediakan layanan hotline konsultasi agronomi melalui WhatsApp di nomor 0811-2220-12210.
Layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi peserta pelatihan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik.
Dalam kegiatan tersebut, PT Trieka Agro Nusantara turut membagikan buku TAP untuk Negeri: Berbagi Pengalaman untuk Bangsa. Buku ini memuat panduan dan standar prosedur agronomi perusahaan yang disajikan secara lebih sederhana dan mudah dipahami.
Buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi petani dalam mengelola kebun kelapa sawit secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Ke depan, PT Trieka Agro Nusantara berkomitmen untuk terus mengembangkan program PERKASA dengan menjangkau lebih banyak petani dan desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab sekaligus mendorong terwujudnya petani sawit yang lebih berkualitas dan sejahtera.(*)
Editor : Agus Pramono