NANGA BULIK-Suasana berbeda terlihat di lingkungan Polres Lamandau, Jumat (18/9/2026). Sejumlah insan pers dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Lamandau berkupul bersama jajaran Polres Lamandau, tidak hanya berkumpul untuk mengikuti coffee morning bersama jajaran kepolisian, tetapi juga mendapat pengalaman baru mengenal lebih dekat perlengkapan yang digunakan anggota Polri dalam menjalankan tugas.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamandau. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan yang dirangkai dengan lomba menembak ini dilaksanakan sekaligus untuk memperkuat sinergitas Polisi dengan wartawan di Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu.
Bagi awak media, kegiatan ini tidak hanya sekedar hiburan semata, tapi juga cara untuk melepas penat sekaligus refreshing di tengah padatnya aktifitas liputan karhutla. Wartawan diberi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan secara langsung mengenai sejumlah senjata organik yang digunakan dalam tugas kepolisian.
Sebelum mengikuti kegiatan menembak, peserta mendapatkan pengenalan dan penjelasan mengenai senjata yang digunakan, termasuk cara penggunaan dan aturan keselamatan dalam latihan. Beberapa jenis senjata yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut di antaranya adalah Canikx senpi buatan Turki, Revolver (Taurus) buatan Brasil, dan senapan serbu V5 pabrikan PT Pindad (Indonesia).
Dengan pendampingan personel yang berkompeten, para awak media kemudian diberi kesempatan mencoba kemampuan menembak di lapangan. Suasana yang awalnya berlangsung formal berubah menjadi lebih cair ketika peserta mulai berusaha membidik sasaran.
Di balik suasana kompetitif dalam lomba menembak, terdapat pesan penting yang ingin dibangun, yakni mempererat komunikasi antara kepolisian dan insan pers. Sebagai penyemangat, Kapolres menyiapkan dorprize bagi para peserta lomba menembak.
Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, melalui kegiatan coffee morning ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polres Lamandau dengan insan media yang selama ini menjadi salah satu mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita berkolaborasi untuk sama-sama solid dalam upaya mengamankan wilayah hukum Polres Lamandau. Terutama kita membutuhkan masukan, kritik dan support dari rekan-rekan media,” ungkapnya.
Menurutnya, hubungan antara kepolisian dan media tidak sebatas pada kebutuhan pemberitaan. Komunikasi yang terbangun dengan baik diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran informasi sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat terus menjadi jembatan komunikasi antara Polres Lamandau dan insan pers.
Dengan komunikasi yang terbuka, kritik yang konstruktif dan dukungan dari berbagai pihak, upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah.
Perwakilan peserta, Lukman Hakim, menyambut baik inisiatif Polres Lamandau yang membuka ruang silaturahmi dengan insan pers, menurutnya kegiatan ini dianggap penting dalam rangka mempererat tali sinergitas atara insan pers dengan polres yang selama ini telah berjalan dengan baik di Kabupaten Lamandau. (*)
Editor : Ayu Oktaviana