KALTENGPOS.JAWAPOS - Membeli rumah pertama bareng pasangan pasca-menikah emang jadi salah satu milestone yang paling mendebarkan sekaligus bikin excited. Rasanya udah pengen cepet-cepet menata ruang tamu atau milih warna cat dinding kamar.
Tapi jujur aja, proses berburu properti ini nggak jarang bikin stres dan menguras emosi. Melansir dari Your Tango, biar proses pencarian rumah impian kalian berjalan mulus dan minim drama, yuk intip 3 tips krusial berikut ini!
1. Cari Agen Properti yang ‘Satu Frekuensi’ dan Paham Wilayah
Jangan asal pilih agen properti cuma karena tergiur iklan. Memilih agen yang nggak menguasai wilayah incaran kalian cuma bakal buang-buang waktu dan energi.
Lakukan riset: Jangan ragu buat "wawancara" beberapa agen sebelum sepakat kerja sama.
Baca Juga: Gaya Hidup Hemat atau Frugal Living Anak Muda Bisa Bertahan Lama, Ini Penjelasannya
Cari yang peduli: Pilih agen yang benar-benar dengerin kebutuhan dan budget kalian, bukan yang cuma ngebet ngejar komisi.
Agen yang andal bakal langsung eliminasi opsi-opsi yang nggak cocok, jadi kalian nggak perlu capek-capep survei ke puluhan rumah yang nggak relevan.
2. Pastikan Kondisi Hidup Lagi Stabil (Nggak Banyak Plot Twist)
Membeli rumah itu butuh fokus dan energi yang luar biasa besar. Rata-rata pembeli rumah pertama butuh waktu sekitar empat minggu hingga enam bulan sampai seluruh proses transaksi bener-bener beres.
Makanya, hindari mulai berburu rumah kalau kalian lagi di fase hidup yang lagi sibuk-sibuknya. Misalnya, menjelang kelahiran anak pertama atau pas lagi repot-repotnya pindah kerjaan baru. Pastikan kondisi emosional dan waktu kalian lagi longgar biar nggak burnout karena harus ngebagi fokus.
3. Kuatkan Mental, Tetap Solid sebagai Tim!
Dunia properti itu dinamis banget. Kadang, rumah yang udah kalian taksir tiba-tiba ditawar lebih tinggi oleh orang lain, atau proses negosiasi harga berjalan alot. Di momen kayak gini, mental kalian dan pasangan bener-bener diuji.
Ingat: Jangan biarkan kegagalan dapet rumah incaran malah memicu konflik internal kalian.
Tetap kompak dan saling menguatkan. Percaya deh, kalau jodoh nggak bakal ke mana. Kalau penawaran kali ini gagal, berarti ada rumah lain yang jauh lebih baik yang lagi nunggu kalian. (*)
Editor : Kiki Rizqie