Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik

Besei Kambe, Permainan Tradisional yang Terus Dilestarikan melalui Ajang FBIM

Administrator • Senin, 20 Mei 2024 | 19:45 WIB
BANTUAN KASAD : Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan didampingi Ketua Persit KCK Kodim 1016/Plk Susan FK Panjaitan menyerahkan bantuan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada anak kategori stunting, Kamis (21/7).
BANTUAN KASAD : Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan didampingi Ketua Persit KCK Kodim 1016/Plk Susan FK Panjaitan menyerahkan bantuan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada anak kategori stunting, Kamis (21/7).
PALANGKA RAYA-Empat orang duduk di sebuah perahu panjang yang tak kurang berukuran lima meter. Dengan dibagi menjadi dua tim dan tidak saling berhadapan, mereka mendayung sekuat tenaga ke arah tujuannya masing-masing. Perahu seakan akan terlihat maju-mundur.

Photo
Photo
ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

Ini adalah definisi besei kambe. Permainan tradisional khas suku Dayak ini dilombakan pada FBIM tahun 2024. Ajang lomba yang digelar di tepi sungai kahayan tepatnya di bawah jembatan kahayan ini nampak meriah. Ajang lomba yang diikuti oleh setiap kontingen. Mereka saling unjuk gigi kebolehannya dalam mengayuh. Hingga pemenang ditentukan.

BELA NEGARA : Komandan Kodim 1012 Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono foto bersama setelah memberikan penghargaan serta menutup pelatihan bela negara di Aula Makodim 1012/Btk, Kamis (11/8).
BELA NEGARA : Komandan Kodim 1012 Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono foto bersama setelah memberikan penghargaan serta menutup pelatihan bela negara di Aula Makodim 1012/Btk, Kamis (11/8).
ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

Koordinator Perlombaan Besei Kambe FBIM 2024, Yemina Yulita mengatakan Besei Kambe ini adalah hantu mendayung.  Konon dulu awal ceritanya berasal dari cerita rakyat. Dimana masyarakat melihat ada permainan seperti orang mendayung tapi yang mendayung ini bukan manusia yang terlihat mereka. Maka dari itu dikatakan hantu

BANTUAN : Babinsa Koramil 1015-07 Mentaya Hilir Utara menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Bagendang Tengah dan Hilir, Sabtu (30/7).
BANTUAN : Babinsa Koramil 1015-07 Mentaya Hilir Utara menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Bagendang Tengah dan Hilir, Sabtu (30/7).
ARIEF PRATHAMA/KALTENG POS

Oleh karena itu lanjutnya, masyarakat yang cukup dikejutkan akan hal tersebut karena seperti hantu. Sehingga menyebutnya dengan Besei Kambe.

“Jadi begitulah Besei Kambe ini, berawal dari cerita rakyat yang kemudian berkembang. Karena nampak ramai seperti orang yang sedang tarik tambang namun bedanya ini berada di dalam perahu dan saling mendayung di masing-masing ujungnya untuk menentukan siapa yang menjadi pemenangnya,” pungkasnya.

Penyelenggaraan FBIM 2024 kali ini, Pemprov Kalteng melalui Disbudpar Kalteng menggandeng event organizer El Production dan berkolaborasi. Menjadikan event tahunan ini menjadi suguhan spesial khususnya bagi seluruh mayarakat Bumi Tambun Bungai, masyarakat Indonesia hingga wisatawan mancanegara pada umumnya.(ham) Editor : Administrator
#kalteng #Besei Kambe #fbim 2024