SAMPIT-Para pengawas, penilik, pamong, hingga Tenaga Lapangan Pendidikan Masyarakat (TLD) di Kotawaringin Timur mendapat kesempatan khusus untuk memperkuat keterampilan mereka. Melalui kegiatan peningkatan kompetensi yang digelar di Sampit, Kamis (21/8/2025), mereka dibekali dengan berbagai materi yang relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Kegiatan yang diprakarsai Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kotim ini dibuka langsung oleh Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah. Sejumlah pengawas pendidikan turut hadir sebagai narasumber dengan membawakan topik-topik terkini.
”Pengawas, penilik, pamong, dan TLD adalah ujung tombak pendidikan. Dinas tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan mereka. Karena itu kompetensi harus terus ditingkatkan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujar Irfansyah.
Isu yang dibahas antara lain terkait pembelajaran mendalam (deep learning), hingga integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kurikulum nasional. Selain itu, peserta juga mendapat informasi tentang persyaratan baru bagi calon pengawas maupun penilik, yakni uji kompetensi sebagai syarat kenaikan jabatan. Kebijakan ini akan mulai diterapkan Kementerian Pendidikan pada Oktober–November 2025.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk meningkatkan layanan pendidikan di lapangan.
“Semoga pendidikan Kotim tetap gemilang dengan sinergi seluruh pihak,” tutup Irfansyah.(bah/ram)