Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Jalan Bagendang Hilir Ditanami Pohon Sawit, 4 Kali Ganti Kades Nggak Pernah Mulus

Agus Pramono • Selasa, 4 November 2025 | 16:00 WIB
Warga protes jalan rusak.SCREENSHOOT
Warga protes jalan rusak.SCREENSHOOT

 

SAMPIT-Jalan berlubang, genangan air, dan lumpur menjadi pemandangan biasa bagi warga RT 02 Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Setelah bertahun-tahun menunggu perbaikan yang tak kunjung datang, warga akhirnya melakukan aksi menanam pohon sawit di tengah jalan rusak sebagai bentuk protes agar pemerintah menaruh perhatian.

Ketua RT 02, M.A. Kurnadi, mengatakan aksi itu merupakan bentuk ekspresi warga yang sudah terlalu lama menanggung ketidaknyamanan. Diketahui, jalan tersebut sudah lama mengalani kerusakan.

“Sudah empat kali ganti kades, tapi jalan ini tetap begini. Kalau dihitung, sudah sekitar 20 tahun belum pernah diperbaiki,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, kondisi jalan semakin parah setiap musim hujan. Lumpur dan air yang menggenang membuat kendaraan sulit melintas, bahkan anak-anak sekolah pun sering terhambat berangkat belajar.

Selain itu, Kurnadi juga menyoroti buruknya sistem drainase di wilayahnya. Ia menyebut saluran air yang tidak berfungsi dengan baik memperparah kerusakan jalan.


“Drainase juga perlu diperhatikan. Setiap kali hujan, air meluap ke jalan dan makin mempercepat kerusakan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Bagendang Hilir Karliansyah menjelaskan bahwa pihak desa tidak menutup mata terhadap keluhan warga. Namun, ia menegaskan jalan yang dimaksud bukan merupakan kewenangan desa.

“Jalan itu adalah Jalan Padat Karya, statusnya jalan kabupaten, bukan jalan desa,” ujarnya.

Karliansyah menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) saat ini masih fokus menyelesaikan proyek pengaspalan di jalur arah selatan. Setelah pekerjaan di sana rampung, jalur menuju utara termasuk wilayah RT 02 akan menjadi prioritas berikutnya.


“Kalau yang ke arah selatan sudah selesai, baru berlanjut ke utara. Kami juga terus menyampaikan aspirasi warga ke dinas terkait,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat bisa bersabar sembari pemerintah daerah menuntaskan tahap pembangunan secara bertahap. Keresahan yang diungkapkan warga itu akan ditampung. Pihaknya juga akan berkoordinasi agar bisa mendapat perhatian.


“Kami memahami keresahan warga, dan kami terus berkoordinasi agar jalan ini segera mendapat perhatian. Intinya, bukan kami diam, tapi memang kewenangannya bukan di desa,” pungkasnya. (mif)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#musim hujan #pohon sawit #sistem drainase #Perbaikan #kerusakan jalan #genangan air #proyek pengaspalan