Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Cinta Segitiga atau Pelampiasan Nafsu? Oknum Polisi Habisi Zahra, Cewek yang Merupakan Teman Dekat Calon Istrinya

Agus Pramono • Jumat, 26 Desember 2025 | 20:59 WIB

 

 

Kabidhumas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi (kanan), Zahra dan M Selli.
Kabidhumas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi (kanan), Zahra dan M Selli.

 

BANJARMASIN-Kabidhumas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi membeberkan jika Zahra Dilla merupakan teman dekat dari calon istri dari Muhammad Selli.

"Calon istrinya Muhammad Selli merupakan teman dekat korban juga,"ujarnya kepada awak media, Jumat (26/12/2025).

Isu liar pun berhembus di dunia apakah ada cinta segitiga antara Muhammad Selli yang merupakan anggota polisi dengan calon istrinya dan Zahra Dilla. Apakah selingkuhan atau pelampiasan nafsu.

Informasi di kalangan media dan kepolisian, Zahra merupakan selingkuhan. Sebelum dihabisi, Muhammad Selli dan Zahra sempat berhubungan badan di dalam mobil.

"Korban mengancam akan menceritakan perbuatan tersangka kepada calon istrinya. Itulah yang membuat tersangka panik dan kalap,” beber Adam.

Rencana pernikahan polisi berpangkat tinggal sebulan lagi. "Sidang nikah sudah digelar, tanggal 26 Januari 2025 sudah ditetapkan,"tutupnya.

 

Kronologis pembunuhan

Bermula pada 23 Desember 2025 sekitar pukul 20.00 Wita, korban dan tersangka janjian bertemu di perempatan mali-mali, Kabupaten Banjar.

Kemudian korban datang menggunakan sepeda motor vario, sedangkan tersangka menggunakan mobil Rush berwarna merah. 

Korban memarkir sepeda motor di sebuah supermarket, kemudian naik ke dalam mobil yang dikendarai tersangka.

Sekitar pukul 21.00 Wita, tersangka membawa korban ke arah Bukit Batu, Banjar, namun pacar tersangka menelpon tersangka berulang kali sehingga tersangka sempat membawa korban singgah ke rumah sekitar pukul 23.00 Wita.

Kemudian pada pukul 00.00 Wita, tersangka membawa korban menuju arah Banjarmasin, namun singgah di tempat kejadian perkara di Pal 15, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Saat singgah itu, kata Adam, tersangka dan korban melakukan hubungan baadan, setelah itu terjadi cekcok mulut, lalu terjadilah aksi keji itu.

Pada pukul 02.00 Wita, tersangka pindah lokasi untuk membuang jasd korban di sungai bawah jembatan STIHSA Banjarmasin. Setelah tersangka memarkir kendaraan di lokasi itu, lalu menurunkan jasad korban.

 

Kapolda minta maaf

Kapolda Kalsel meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga Zahra Dilla, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang dihabisi oleh anggota Polri.

Kapolda berjanji akan menindak tegas tersangka Bripda Muhammad Seili anggota Polres Banjarbaru, baik dari sisi pidana umum maupun kode etik kepolisian.

“Polda Kalsel mengucapkan turut berduka cita dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini. Pak Kapolda berjanji akan menindak tegas tersangka ini, baik pidana umumnya dan kode etiknya,” tegas Adam di Mapolda Kalsel.

Pernyataan maaf ini disampaikan langsung setelah polisi mengungkap kasus pembunuhan sadis yang mengguncang Banjarmasin.

Tersangka, yang seharusnya menjaga keamanan masyarakat, justru nekat mencekik Zahra hingga tewas, lalu membuang mayatnya ke selokan dekat kampus STIHSA.(ram)

 

 

Editor : Agus Pramono
#Zahra Dilla dibunuh #Zahra Dilla FEB ULM #oknum polisi #menikah #cinta segitiga #perselingkuhan