PURUK CAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, mengambil langkah proaktif dalam menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dengan menyediakan fasilitas rumah atau ruang oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Suwirman Hutagalung, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan warga, khususnya bagi mereka yang mengalami sesak napas akibat polusi udara.
Baca Juga: Bocah 11 Tahun Sesak Napas Lalu Meninggal, Paparan Kabut Asap Memperparah Penyakit Bawaannya
“Saat ini total terdapat 19 titik rumah atau ruang oksigen yang disiagakan di berbagai fasilitas kesehatan,” kata Suwirman saat dihubungi di Puruk Cahu, Senin (1/9/2026).
Adapun kata Suwirman fasilitas yang disediakan itu sebanyak 17 ruang oksigen disiapkan di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya.
“Layanan tambahan juga dibuka di kantor Palang. Merah Indonesia (PMI) depan RSUD Puruk Cahu serta di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu,” tambah Suwirman.
Adapun untuk fasilitas rumah oksigen itu menurut Suwirman lagi dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat, atau menyesuaikan dengan jam kerja pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.
Baca Juga: Ada 22 Rumah dan Ruang Oksigen yang Tersebar di Palangka Raya
“Masyarakat yang merasakan keluhan sesak napas diimbau untuk segera mendatangi posko atau fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan terapi oksigen secara cepat serta juga tidak dipungut biaya atau gratis,” tambah Suwirman lagi.
Di Kesempatan Itu pula Suwirman berharap upaya yang dilakukan itu akan mampu menekan potensi kasus darurat kesehatan yang lebih buruk selama periode kabut asap berlangsung.
“Datang saja ke rumah oksigen yang disediakan apabila warga merasakan dampak kabut asap ini, misalnya seperti sesak nafas, batuk terus menerus, iritasi mata serta tenggorokan atau pusing serta badan terasa lemas,” demikian Suwirman.(*)
Editor : Agus Pramono