Bupati Murung Raya Heriyus Sebut Kelangkaan BBM karena Pekerja Pendulang Emas Ikut Berburu

Irpan • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB
Bupati Murung Raya Heriyus soal BBM.
Bupati Murung Raya Heriyus soal BBM.

 PURUK CAHU – Bupati Murung Raya Heriyus respon kelangkaan BBM. Ia mengatakan bahwa kelangkaan tersebut salah satunya karena para pekerja pendulangan emas yang juga turut ikut berburu BBM.

“Kelangkaan ini salah satunya terjadi karena para pelansir juga banyak yang menjual BBM kepada para pendulang emas yang menggunakan alat berat atau mesin. Sehingga ketersediaan yang ada dieceran mengalami kekurangan,” tegas Heriyus saat diwawancara oleh media, Rabu (16/9/2026).

Heriyus mengatakan berdasarkan laporan SPBU bahwa ketersediaan stok BBM normal bahkan sudah ada penambahan stok.

Baca Juga: Gubernur Agustiar Sabran Perintahkan Razia SPBU, Pastikan Distribusi BBM Lancar 

Tentu hal ini berbanding terbalik dengan ketersediaan di lapangan, dimana harga BBM eceran melambung tinggi. 

Selain itu Heriyus juga mengatakan bahwa masyarakat juga mengalami panic buying.

Hal ini dikarenakan adanya ketakutan terhadap terbatasnya stok BBM. Sehingga menimbulkan meningkatnya kebutuhan dan terjadi kelangkaan. 

“ini juga karena adanya kepanikan dimasyarakat sehingga antrian juga mengakibatkan antrian panjang di SPBU dan membuat kelangkaan,” tegasnya. 

Terkait adanya isu penimbunan, Heriyus mengaku belum tau pasti. Sebab belum menemukan barang bukti. Namun ia berkomitmen bahwa ada sanksi tegas terhadap pelaku penimbunan. 

“aparat juga sudah turun untuk memastikan agar tidak terjadi penimbunan,” tegasnya. 

Heriyus juga menjelaskan pemkab telah melakukan agar tidak terjadi kelangkaan khususnya pada BBM bersubsidi.

Dengan menerapkan pembatasan pembelian seperti kendara roda 4 maksimal pembelian Rp 400 ribu. Dan untuk roda 2 dilarang menggunakan tangki yang telah dimodifikasi.(*)

Editor : Agus Pramono
pendulang emas pertalite Murung Raya Bupati Murung Raya antrean bbm