PURUK CAHU - Kabupaten Murung Raya kini memiliki satuan komando kewilayahan sendiri setelah Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., meresmikan Kodim 1020/Murung Raya dan Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang, Senin (26/10/2026).
Peresmian yang berlangsung di Kabupaten Murung Raya tersebut sekaligus menjadi momen pelantikan Komandan Kodim 1020/Murung Raya Letkol Inf Samuel Yoga Widhi P. dan Komandan Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang Mayor Czi Hendrik Septa Kurniawan, S.T.Han., M.I.P.
Dalam sambutannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin mengatakan, peresmian kedua satuan tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat organisasi Kodam XXII/Tambun Bungai sekaligus meningkatkan pengabdian TNI Angkatan Darat kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan, keberadaan Kodim 1020/Murung Raya diharapkan dapat memperkuat pembinaan teritorial, meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah.
Selain itu, Kodim 1020/Murung Raya diharapkan mampu memperluas koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah. Kehadirannya juga diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, peresmian Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang ditujukan untuk memperkuat kemampuan kecabangan Zeni dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam XXII/Tambun Bungai.
Pangdam menegaskan, kesiapan operasional dan kemampuan teknis prajurit harus terus ditingkatkan, disertai pemeliharaan personel dan materiil. Hal tersebut diperlukan untuk mendukung mobilitas pasukan, pembangunan sarana dan prasarana pertahanan, serta pelaksanaan tugas lainnya sesuai ketentuan.
Ia juga mengingatkan seluruh prajurit agar terus mengasah kemampuan melalui latihan yang terencana dan berkelanjutan, menjaga disiplin, serta menjalankan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab.
“Kepada seluruh prajurit Kodim 1020/Murung Raya dan Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang, jadikan peresmian ini sebagai awal pengabdian yang lebih besar kepada bangsa dan negara. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Selain meningkatkan kemampuan, Pangdam meminta para prajurit menjaga soliditas dan jiwa korsa, menjunjung tinggi kehormatan satuan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi TNI AD.
Kepada kedua komandan yang baru dilantik, Pangdam menyampaikan selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Ia meminta mereka menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan tanggung jawab, sekaligus menjadi teladan bagi seluruh anggota.
“Segera kenali karakteristik wilayah, bangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat. Tingkatkan profesionalisme prajurit, tegakkan disiplin, pelihara moril satuan, dan pastikan setiap program kerja dilaksanakan secara terencana, efektif, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Pangdam juga mengajak Pemerintah Kabupaten Murung Raya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan Kodim 1020/Murung Raya agar dapat menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat setempat.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam mendukung tugas TNI AD, khususnya Kodim 1013/Muara Teweh.
Dengan diresmikannya Kodim 1020/Murung Raya, wilayah Kabupaten Murung Raya kini masuk dalam lingkup pembinaan teritorial satuan tersebut. Sebelumnya, Murung Raya merupakan bagian dari wilayah kerja Kodim 1013/Muara Teweh.
Pangdam berharap perubahan wilayah pembinaan tersebut tidak mengurangi hubungan silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
Ia juga mengakui bahwa sebagai satuan yang baru diresmikan, Kodim 1020/Murung Raya masih menghadapi keterbatasan, terutama dalam hal sarana dan prasarana pendukung tugas. Karena itu, dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh pihak terkait diperlukan agar kebutuhan satuan dapat dipenuhi secara bertahap sehingga pelaksanaan pembinaan teritorial berjalan optimal.
Heriyus: Peresmian Kodim Jadi Sejarah Baru Murung Raya
Bupati Murung Raya Heriyus menyambut peresmian Kodim 1020/Murung Raya dan Denzipur 16/Wira Bhatara Sangiang sebagai tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Murung Raya.
Ia mengatakan, kehadiran Kodim di wilayah tersebut merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah yang sejak awal mengusulkan agar Murung Raya memiliki satuan komando kewilayahan sendiri.
“Kita memanjatkan puji syukur karena Kodim ini akhirnya diresmikan. Dengan penuh perjuangan kita mengajukan supaya Murung Raya cepat diresmikan Kodimnya. Dari awal kita mengajukan hingga hari ini diresmikan, ini perjuangan yang luar biasa bagi kita semua,” ujar Heriyus.
Menurut Heriyus, keberadaan Kodim 1020/Murung Raya akan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Forkopimda dalam menjaga keamanan serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan satuan tersebut dan membangun kebersamaan dengan para prajurit TNI.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat Murung Raya, mari bersama-sama kita bergandeng tangan dengan seluruh anggota Kodim 1020/Murung Raya,” ajaknya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, Sekretaris Daerah Murung Raya Lynda Kristiane, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, para camat, serta tamu undangan lainnya.(*)
Editor : Ayu Oktaviana