PALANGKA RAYA – Di tengah riuhnya rilisan musik yang mengejar tren, Sangsaka Band memilih jalan berbeda. Lewat single terbaru berjudul Bertahan, mereka tidak sekadar menawarkan lagu, tetapi juga ruang empati bagi mereka yang berjuang dengan kesehatan mental.
Gitaris Sangsaka, Ari Prasetiyo, menyebut lagu ini lahir dari kepedulian terhadap isu yang kerap dianggap sepele.
Baca Juga: Sangsaka: Band Rock Palangka Raua yang Usung Jiwa Nasionalisme dalam Setiap Nada
“Ini bentuk dukungan kami terhadap kesehatan mental, baik untuk yang sedang mengalami maupun yang pernah berada di titik itu,” ujarnya di sela-sela rilis di Launching Party Sangsaka ‘Bertahan’di Night Waltz Cafe, Selasa (7/4/2026).
Berbeda dengan karya sebelumnya, Bertahan secara khusus mengangkat tema kesehatan mental sesuatu yang menurut mereka masih jarang disentuh secara serius dalam karya musik, khususnya di skena lokal.
Lagu ini tidak datang dari ruang kosong. Ia tumbuh dari cerita-cerita nyata, dari pengalaman orang-orang terdekat yang pernah berjuang menghadapi tekanan hidup hingga berdampak pada kondisi mental mereka.
“Kita tidak menggurui. Kita hanya ingin menunjukkan apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung mereka,” kata Ari seraya menyampaikan lagu bisa didengarkan di semua platfrom musik terutama di Youtube Sangsaka Band.
Baca Juga: Sangsaka Band Feat Roy Jeconiah di Lagu “Garudaku”, Video Klip Siap Meluncur
Proses kreatifnya pun tidak instan. Sangsaka bahkan melibatkan diskusi dengan sejumlah pihak, termasuk psikolog dan pegiat kesehatan mental di Palangka Raya, demi memahami isu tersebut lebih dalam sebelum menuangkannya ke dalam lirik.
Hasilnya adalah lagu yang tidak hanya emosional, tetapi juga reflektif berusaha dekat dengan pendengar yang mungkin sedang berada di fase yang sama.
Bertahan sebelumnya sempat dibawakan secara terbatas dalam sebuah acara komunitas. Namun, rilisan kali ini menjadi versi final yang benar-benar ingin mereka perkenalkan secara luas.
Ke depan, Sangsaka mengaku ingin terus menghadirkan karya yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga relevan secara emosional.
Baca Juga: Sangsaka, Band Rilis Single yang Didedikasikan untuk Timnas Berjudul Garudaku!
“Kami ingin lagu-lagu kami terasa dekat. Pendengar bisa merasa, ‘ini tentang saya’,” ungkapnya.
Melalui Bertahan, Sangsaka tidak hanya berbicara tentang luka, tetapi juga tentang upaya untuk tetap berdiri dan pentingnya hadir bagi satu sama lain.
Dalam acara Launching Party Sangsaka ‘Bertahan’ itu juga diisi oleh pelaku seni di Palangka Raya.
Meliputi: Headquarter, Sydney, Abdul Khafidz, Razikin stand up, Slow Rock, A & WE dan Pelaku Band.(*rif)
Editor : Ayu Oktaviana