Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Sabrina Carpenter Akhirnya Minta Maaf Usai 'Gagal Paham' Soal Budaya Zaghrouta di Panggung

Kiki Rizqie • Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB
Penyanyi Sabrina Carpenter meminta maaf atas kesalahpahaman budaya Zaghrouta. IG : @sabrinacarpenter
Penyanyi Sabrina Carpenter meminta maaf atas kesalahpahaman budaya Zaghrouta. IG : @sabrinacarpenter

 

KALTENGPOS.JAWAPOS - Penyanyi internasional yang tengah naik daun, Sabrina Carpenter, mendadak jadi buah bibir. Sayangnya, kali ini bukan karena lagu hitsnya yang memuncaki tangga lagu, melainkan karena sebuah kesalahpahaman budaya yang terjadi di atas panggung.

Setelah sempat menuai kritik tajam dari warganet lintas negara, pelantun Espresso ini akhirnya resmi buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Kontroversi ini bermula saat Sabrina tengah berinteraksi dengan penonton di sela-sela penampilannya. Di tengah riuh penonton, terdengar suara Zaghrouta—sebuah tradisi ekspresi kegembiraan khas budaya Arab yang berupa suara pekikan bernada tinggi.

Namun, alih-alih merespons dengan positif, reaksi Sabrina di atas panggung saat itu dinilai kurang sensitif dan seolah mengejek suara tersebut.

Tak butuh waktu lama bagi potongan video tersebut untuk viral di platform media sosial seperti TikTok dan X, memicu gelombang kritik dari penggemar yang merasa budaya mereka direndahkan.

Menyadari kegaduhan yang terjadi, Sabrina segera memberikan klarifikasi pada Minggu (12/4) melalui akun X pribadinya. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat menghina tradisi mana pun.

Menurut pengakuannya, situasi di atas panggung yang sangat bising membuatnya sulit mendengar apa yang sebenarnya terjadi di barisan penonton.

"Saya mohon maaf, saya tidak melihat orang itu dengan mata saya dan tidak dapat mendengar dengan jelas," tulis Sabrina dalam pernyataannya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya salah menangkap momen tersebut dan murni mengalami kendala teknis dalam pendengaran di tengah riuhnya konser.

Kasus ini menjadi pengingat betapa krusialnya pemahaman budaya bagi figur publik di era globalisasi.

Meskipun Sabrina mengaku hal tersebut adalah ketidaksengajaan akibat situasi panggung, warganet berharap sang penyanyi bisa lebih peka terhadap ragam ekspresi budaya penggemarnya di masa depan.

Hingga kini, permintaan maaf Sabrina terpantau mendapat reaksi beragam. Sebagian besar penggemar menghargai kejujurannya untuk segera meluruskan masalah sebelum bola salju kontroversi semakin membesar. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#Sabrina Carpenter #Zaghrouta