KALTENGPOS.JAWAPOS - Berdiri sejak 13 Januari 2008, ASBAK Band telah membuktikan eksistensinya di industri musik Tanah Air meski harus melewati berbagai pasang surut karier. Grup yang dikenal berkat eksplorasi karyanya ini sempat merajai tangga lagu lewat single debut "Membuatmu Cinta Padaku".
Lagu ini pun mencuri perhatian publik tetapi juga menjadi primadona di era kejayaan Nada Sambung Pribadi (NSP). Keberhasilan awal tersebut menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter musikalitas mereka yang dikenal dekat dan mudah diterima oleh telinga pendengar.
Meski sempat menghadapi dinamika internal dan bongkar pasang personel pada tahun 2022, ASBAK Band kini bangkit kembali dengan formasi terbaru yang lebih segar.
Digawangi oleh Jovan (vokal), Capoenk (gitar), dan Gondray (bass), mereka berkomitmen penuh untuk menjaga api semangat dan identitas band agar tetap eksis.
Bagi para personelnya, ASBAK bukan sekadar proyek bermusik, melainkan sebuah perjalanan hidup panjang yang akan terus mereka perjuangkan di tengah perubahan zaman.
Di tahun 2026, ASBAK Band menunjukkan keseriusannya dalam berkarya dengan merampungkan beberapa single terbaru yang akan dirilis dalam bentuk sebuah EP. EP tersebut akan berisikan enam lagu yang dirilis secara bertahap sebagai bagian dari strategi mereka dalam menjangkau pendengar yang lebih luas.
Dari keenam lagu tersebut, mereka memilih single berjudul “Izinkan Aku Menjagamu” sebagai pembuka sekaligus representasi warna musik terbaru ASBAK Band.
Lagu ini dipilih bukan tanpa alasan, karena dianggap mampu menggambarkan arah musikal mereka saat ini yang lebih fresh namun tetap familiar.
“Lagu ini jadi simbol kalau kami masih ada, masih konsisten, dan terus berkembang tanpa kehilangan jati diri,” ungkap Capoenk.
Single “Izinkan Aku Menjagamu” hadir dengan konsep musik pop energik yang ringan, catchy, dan mudah diingat. Lagu ini diharapkan bisa menjadi pintu pembuka kesuksesan ASBAK Band di tahun 2026.
Dalam prosesnya, lagu ini juga menjadi bukti eksplorasi musikal tanpa batas yang dilakukan oleh ASBAK Band, namun tetap mempertahankan ciri khas yang sudah melekat sejak dulu.
Dari penggalan lirik awal hingga akhir, lagu ini bercerita tentang rasa cinta yang datang secara tiba-tiba, berawal dari sebuah persahabatan yang tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam.
Ini bukan sekadar cinta biasa, melainkan cinta tulus yang dilandasi janji suci untuk selalu menjaga. “Kami ingin lagu ini terasa dekat, karena banyak orang pasti pernah ada di fase jatuh cinta diam-diam, lalu berubah jadi sesuatu yang lebih serius,” kata Gondray.
Sebagai bagian dari strategi untuk terus mendapatkan respon positif dari para pendengarnya, ASBAK Band berkomitmen untuk menghadirkan variasi nuansa musik di setiap rilisan mereka.
Mereka percaya bahwa eksplorasi adalah kunci untuk tetap relevan, tanpa harus meninggalkan pola genre yang sudah menjadi identitas mereka.
Konsistensi inilah yang membuat ASBAK Band tetap berdiri kokoh hingga saat ini. (asc/kik)
Editor : Ayu Oktaviana