KALTENGPOS.JAWAPOS - Penyanyi muda berbakat, Keisya Levronka, resmi melakukan transformasi besar dalam karier bermusiknya. Tidak lagi hanya dikenal sebagai pelantun balada yang lirih, Keisya kini hadir dengan identitas baru melalui album terbaru bertajuk "Rombak".
Album ini diklaim sebagai langkah paling berani yang pernah diambil Keisya. Lewat Rombak, ia menunjukkan kedewasaan musikalitas yang terasa natural namun tetap memberikan efek kejut bagi para pendengarnya.
Jika sebelumnya publik mengenal Keisya lewat megahits Tak Ingin Usai yang sarat akan kesedihan emosional, kini ia menawarkan perspektif berbeda. Dalam album ini, Keisya tidak lagi meratapi luka secara pasif.
"Keisya memilih untuk merombak cara menyuarakan emosi, mengubah kesedihan menjadi energi, dan mengubah kerentanan menjadi sebuah kekuatan baru."
Hal yang paling mencolok dari album Rombak adalah pergeseran genrenya. Keisya membawa pendengar bernostalgia dengan mengusung warna pop-rock yang terinspirasi dari era kejayaan musik Indonesia tahun 2000-an.
Beberapa poin utama yang menonjol dalam album ini antara lain Musik terasa lebih "hidup" dan bertenaga dibandingkan karya-karya sebelumnya.
Lagu-lagu dalam album ini dirancang dengan skala yang besar dan lantang, cocok untuk dinyanyikan bersama di atas panggung (sing-along). Keisya menunjukkan sisi eksploratif vokalnya yang lebih berani dan ekspresif.
Kehadiran Rombak menjadi bukti bahwa Keisya Levronka bukan sekadar penyanyi musiman. Dengan berani merombak fondasi musiknya, ia membuktikan diri sebagai musisi yang dinamis dan mampu beradaptasi dengan tren tanpa kehilangan jati diri. (*)
Editor : Ayu Oktaviana