KALTENGPOS.JAWAPOS.COM- Juicy Luicy akhirnya menjelaskan alasan mereka tidak berangkat ke Batam untuk tampil di festival XYZ Live Ground, Sabtu (5/9/2026).
Band yang digawangi Julian Kaisar dan kawan-kawan itu menyebut persoalan yang terjadi bukan semata soal biaya kelebihan bagasi, melainkan rangkaian masalah pembayaran dan kebutuhan operasional yang menurut mereka belum diselesaikan penyelenggara.
Penjelasan tersebut disampaikan Juicy Luicy melalui unggahan di Instagram. Mereka menilai muncul narasi yang membalikkan persoalan sehingga keputusan untuk membatalkan keberangkatan seolah hanya dipicu persoalan bagasi.
Baca Juga: Viral, Juicy Luicy Batal Manggung di Batam, Begini Kronologinya
“Beberapa hari ini menjadi hari yang cukup berat buat kami, Juicy Luicy, karena narasi dan fakta yang dengan mudahnya di putar balikkan dan ditujukan kepada kami,” kata pihak band dalam keterangannya, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Menurut Juicy Luicy, persoalan sudah berlangsung sejak sekitar sepekan sebelum acara. Mereka mengaku berulang kali meminta kepastian terkait pelunasan honor sekaligus kebutuhan operasional yang menjadi tanggung jawab penyelenggara.
“Proses yang sungguh melelahkan, setiap hari kami menagih pelunasan dan kepastian sejak h-7 acara, yang dimana seharusnya sudah diselesaikan. Kadang digantung, seringnya tidak dibalas, mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban,” kata band.
Juicy Luicy menyebut honor penampilan baru dilunasi sekitar 18 jam sebelum jadwal keberangkatan. Pada saat itu, mereka mengatakan tiket pesawat, bukti penginapan, dan sejumlah kebutuhan lain sesuai kesepakatan belum diterima.
“Setelah kami kejar terus-menerus, akhirnya pelunasan biaya tampil dilakukan di 18 jam sebelum waktu keberangkatan kami ke Batam. Itu pun tidak beserta tiket hingga bukti penginapan sesuai kesepakatan. Hampir tiap jam kami menagih penyelenggara, namun selalu mendapat jawaban ‘sebentar’ atau semacamnya,” kata Juicy Luicy,
Tiket keberangkatan baru dikirim penyelenggara pada pukul 22.26 WIB setelah pihak band menegaskan tidak akan berangkat tanpa kepastian penerbangan. Namun, persoalan belum berhenti karena sejumlah kebutuhan dalam riders, termasuk prepaid bagasi tambahan, disebut masih belum terpenuhi.
Situasi semakin rumit ketika Juicy Luicy mengecek biaya prepaid bagasi melalui situs maskapai. Mereka menyebut kebutuhan tersebut mencapai Rp44 juta.
Menjelang tengah malam, penyelenggara kemudian menawarkan pembayaran awal sebesar Rp26 juta agar rombongan dapat segera menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sisa biaya disebut akan dibayarkan setelah mereka tiba di bandara.
“Tapi lagi-lagi semua hanya janji semata, sesampainya di bandara penyelenggara bahkan belum melakukan transfer 26 juta yang dijanjikan,” kata mereka.
Rombongan Juicy Luicy tetap mendatangi konter maskapai untuk mempersiapkan keberangkatan. Namun, harga pembelian bagasi secara langsung di bandara ternyata disebut lebih tinggi, mencapai Rp64 juta.
Kondisi itu membuat pihak band mempertanyakan kepastian pembayaran, terlebih mereka mengaku sudah berulang kali menerima jawaban yang tidak memberikan kepastian.
“Bagaimana mungkin kami percaya bahwa penyelenggara akan membayarkan angka yang sangat besar tersebut setelah kami dibohongi berkali-kali? Karena itu kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam di hari Sabtu itu,” kata band.
Juicy Luicy kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada penonton yang telah membeli tiket dan datang ke festival dengan harapan menyaksikan penampilan mereka.
“Kami mengerti kekecewaan para penggemar yang telah membeli tiket untuk menonton kami, untuk mereka, maaf yang sedalam-dalamnya dari lubuk hati kami,” kata Juicy Luicy.
Pihak XYZ sebelumnya memberikan penjelasan berbeda mengenai persoalan tersebut. Menurut penyelenggara, masalah yang berujung pada batalnya keberangkatan Juicy Luicy bermula dari kebutuhan pembayaran tambahan untuk kelebihan bagasi.
XYZ mengatakan telah menawarkan agar biaya tersebut dibayarkan terlebih dahulu oleh pihak band, kemudian diajukan melalui mekanisme reimbursement. Namun, berdasarkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan penyelenggara, pihak Juicy Luicy disebut tidak menerima mekanisme tersebut.
“Tujuan kami saat itu bukan memperdebatkan biaya, tetapi memastikan performer tetap berangkat dan acara dapat berjalan sesuai rencana,” kata pihak XYZ pada unggahannya.
Penyelenggara juga menyatakan kebutuhan Juicy Luicy yang tercantum dalam kesepakatan telah dipersiapkan. Hal itu meliputi honor, tiket penerbangan pulang-pergi, hotel, kebutuhan perjalanan, hospitality, serta kebutuhan teknis pertunjukan.
Dari sudut pandang XYZ, ketidakhadiran Juicy Luicy terjadi setelah berbagai kebutuhan acara disiapkan dan persoalan bagasi tidak menemukan titik temu, terutama terkait mekanisme pembayaran.
“Kami memahami bahwa keputusan tersebut memiliki pertimbangan dari pihak yang bersangkutan. Namun dari sisi penyelenggara, keputusan tersebut terjadi setelah berbagai persiapan acara, pembayaran, tiket perjalanan, akomodasi, serta kebutuhan lainnya telah disiapkan,” kata XYZ. (*)
Editor : Agus Pramono