Menurut dia, SMK Maritim terutama di Kabupaten Kapuas, perlu penambahan Sapras dan fasilitas praktik dalam rangka menunjang mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja.
"Kendala yang dihadapi SMK Maritim di Kabupaten Kapuas saat ini adalah ketersediaan Sapras dan fasilitas yang belum memadai. Sedangkan lulusan SMK Maritim saat ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini,” ucapnya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan bahwa permasalahan lain yang tengah dihadapi SMK Maritim di Kabupaten Kapuas adalah tidak bisa diterbitkannya sertifikat kompetensi karena minimnya Sapras dan fasilitas praktik. Sehingga untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, para siswa harus mengikuti praktik ke SMK Maritim di luar daerah seperti Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
“Kalau mereka mengikuti praktik diluar daerah, pastinya memakan biaya yang cukup besar dan hal tersebut jelas menjadi mereka para siswa. Oleh karena itu, kami mendorong permasalahan ini bisa mendapat perhatian pemerintah dalam rangka mewujudkan SDM yang berkualitas, unggul dan siap kerja di daerah kita sendiri," terangnya. (irj/ans) Editor : Administrator