"Kami telah memberikan pengarahan kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Kepala BKSDA Resor Sampit, Muriansyah.
Kondisi kedua korban kini dilaporkan stabil setelah menjalani perawatan intensif. Namun, warga diminta untuk lebih berhati-hati karena ancaman serangan buaya masih mungkin terjadi di wilayah tersebut.
"Kami mengimbau warga agar selalu waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai, terutama pada sore hari, karena buaya cenderung lebih aktif," tutupnya.
Untuk diketahui, dua warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di tepi sungai pada Senin sore (13/1/2025).
Kedua korban, M Kipli dan Sari, mengalami luka serius akibat gigitan buaya sepanjang 4 meter yang tiba-tiba menyerang dari dalam air.
(mif/ram) Editor : Administrator