Meskipun Hercules telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, kemarahan dari kalangan purnawirawan TNI tetap membara. Mereka menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap kehormatan para senior militer yang telah berjuang demi bangsa.
"Hei Hercules, dengarkan baik-baik! Ini suara purnawirawan TNI. Kau boleh menghina sesepuh kami, tapi langkahi dulu mayat kami!" ujar salah satu purnawirawan dalam video yang viral di media sosial pada Minggu (11/5/2025).
Ia melanjutkan dengan nada tegas, "Jangan kau hina jenderal-jenderal kami, pemimpin kami. Kau seharusnya bersyukur, karena matamu tinggal satu, tanganmu tinggal satu. Apa perlu dibikin habis semuanya?"
Pernyataan itu menjadi sorotan publik dan memicu diskusi hangat di media sosial. Banyak yang menilai kemarahan purnawirawan tersebut sebagai wujud solidaritas prajurit TNI serta bentuk loyalitas terhadap institusi militer yang telah membesarkan nama-nama besar, termasuk Hercules di masa lalu.
"Kau seenaknya bicara! Moncongmu kau jaga! Apa jasamu? Dulu hanya seorang TBO, itu pun karena TNI! Sekarang kau besar kepala? Ingat jasa para prajurit yang membuatmu seperti sekarang!" lanjutnya dengan nada emosional.
Ia juga menegaskan bahwa menjadi purnawirawan bukan berarti kehilangan semangat juang. Menurutnya, para purnawirawan tetap siap berdiri membela kehormatan institusi TNI dari siapa pun yang mencoba menginjaknya.
"Kami bukan ayam sayur, kami ayam petarung! Sekarang kami memang purnawirawan, tapi hati kami tetap prajurit. Siap mati demi kehormatan sampai titik darah penghabisan," tegasnya menutup pernyataan. *** Editor : Administrator