Dalam keterangan tertulis pada Rabu (4/6), Setwapres menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran digital, akun @bang_jabrik.game dibuat sejak November 2022 dan telah mengalami tujuh kali pergantian nama.
"Riwayat perubahan nama akun menunjukkan bahwa awalnya akun tersebut bukan berisi konten judi online atau konten yang melanggar aturan, melainkan akun biasa yang kemudian berubah identitas," jelas Setwapres.
Setwapres menambahkan, Gibran sudah mengikuti akun tersebut sebelum terjadi perubahan nama dan konten. Bahkan, menurut pantauan tim Setwapres, beberapa tokoh publik lainnya juga sempat mengikuti akun yang sama.
Fenomena perubahan identitas akun media sosial disebut bukan hal baru. Setwapres menyebut, banyak akun dengan jumlah pengikut tinggi yang diperjualbelikan atau diretas, lalu diubah menjadi akun berisi konten negatif, termasuk promosi judi online.
Untuk menghindari kesalahpahaman publik, Setwapres memastikan akun Instagram Gibran sudah berhenti mengikuti (unfollow) akun tersebut. Langkah pelaporan juga telah diambil.
"Akun tersebut juga telah kami laporkan ke Kementerian Kominfo agar segera diblokir atau ditutup. Ini penting agar tidak terus menyebarkan konten merugikan masyarakat," tegas Setwapres. *** Editor : Administrator