Sebagai warga negara Italia, Khaby Lame (nama asli: Shene Khabane Lame) sebenarnya diizinkan masuk ke AS tanpa visa (ESTA/Visa Waiver Program) dengan batas maksimal 90 hari. Namun, menurut laporan Men’s Journal, ia telah berada di AS sejak 30 April 2025 dan melebihi durasi yang diizinkan.
Akibat pelanggaran imigrasi ini, Khaby sempat ditahan oleh petugas ICE. Namun, pihak berwenang memberikan opsi keluar secara sukarela (voluntary departure), sehingga ia tidak lagi dalam tahanan dan terhindar dari risiko deportasi.
Sebelumnya, beredar rumor penangkapan Khaby Lame melalui unggahan influencer Bo Louden di platform X (Twitter). Namun, banyak yang kebingungan karena namanya tidak tercatat dalam database tahanan ICE.
Berdasarkan klarifikasi resmi ICE, hal ini terjadi karena Khaby telah meninggalkan AS secara legal dan sukarela, sehingga statusnya tidak lagi tercatat sebagai tahanan.
Tetap Aktif di Media Sosial Meski Tersandung Masalah Imigrasi
Menariknya, meski sempat berurusan dengan imigrasi AS, Khaby Lame tetap aktif di media sosial. Ia bahkan sempat mengunggah Instagram Story dari sebuah toko buku dan memberikan ucapan ulang tahun kepada atlet ternama pada hari yang sama.
Tak hanya itu, ia juga membagikan foto selfie bersama Will Smith, menunjukkan bahwa dirinya tetap menjaga citra publik di tengah isu yang menyeret namanya.
Menurut laporan, Khaby Lame tidak mengalami deportasi karena statusnya sebagai warga Italia memungkinkannya meninggalkan AS secara sukarela. Pria berusia 25 tahun ini juga terbebas dari proses hukum lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, Khaby Lame belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, kasus ini menjadi peringatan penting bagi traveler internasional, termasuk selebritas, untuk selalu mematuhi aturan imigrasi AS guna menghindari masalah serupa. ***
Editor : Administrator