Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik

Posyandu Dulu Tempat Timbang Bayi, Kini Jadi Pusat Pelayanan Desa Terpadu

Rohansyah • Rabu, 18 Juni 2025 | 16:50 WIB
KUNJUNGAN: Ketua TP PKK Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat menyapa masyarakat di Posyandu Suka Maju, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Selasa (17/6). (BIRO ADPIM)
KUNJUNGAN: Ketua TP PKK Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran saat menyapa masyarakat di Posyandu Suka Maju, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Selasa (17/6). (BIRO ADPIM)
PULANG PISAU — Posyandu tak lagi sekadar tempat menimbang bayi dan memberikan imunisasi. Kini, pos pelayanan terpadu ini bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat desa yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga. Perubahan besar ini menjadi sorotan dalam kunjungan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, ke Posyandu Suka Maju, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Selasa (17/6).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Pulang Pisau, Hasanah Rifa’i, serta jajaran kepala perangkat daerah dari tingkat provinsi dan kabupaten. Aisyah menegaskan bahwa Posyandu kini memainkan peran strategis sebagai motor penggerak pelayanan dasar berbasis masyarakat.

"Posyandu bukan lagi sekadar tempat pelayanan ibu dan anak. Ini sudah menjadi ruang layanan sosial terintegrasi yang menyentuh balita, ibu hamil, lansia, hingga keluarga prasejahtera," ujar Aisyah.

Transformasi ini merupakan bagian dari gerakan New Era Posyandu yang mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dengan pendekatan ini, Posyandu ditargetkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Pemprov Kalteng menyerahkan berbagai bantuan kepada warga Desa Tuwung. Bantuan tersebut mencakup alat edukasi, perlengkapan sanitasi dan kesehatan, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), bantuan renovasi rumah tidak layak huni sebesar Rp 30 juta per keluarga, hingga paket sembako bagi warga kurang mampu.

Aisyah juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di desa. Menurutnya, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada semangat dan kapasitas kader.

“Kader adalah kunci utama. Tanpa semangat dan kerja keras mereka, Posyandu tidak akan bisa berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang sesungguhnya,” tegasnya.

Transformasi Posyandu ini menunjukkan komitmen kuat Kalimantan Tengah dalam membangun desa dari akar rumput, sekaligus menegaskan bahwa pelayanan masyarakat tak boleh stagnan di tengah dinamika zaman.

(ovi/ans)

 

 
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rohansyah
#New Era #kader Posyandu #pelayanan desa #Posyandu Kalteng #PKK Pulang Pisau #transformasi posyandu #Aisyah Agustiar #Desa Tuwung #SPM Posyandu #Bantuan Kalteng