Mutasi Kapolri terhadap Setyo Budiyanto ini semata-mata dilakukan dalam rangka pensiun sebagai Anggota Polri. "Sesuai dengan surat telegram yang diterbitkan oleh Mabes Polri, yang menyatakan bahwa status Pak Setyo per-30 Juni 2025, purnatugas," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan pada Rabu (25/6).
Jabatan Ketua KPK Tetap Aman
Meski akan pensiun dari Polri, Setyo Budiyanto dipastikan akan terus memimpin KPK. Hal ini karena jabatan Ketua KPK yang diemban Setyo didapatkan melalui proses seleksi ketat yang diikuti oleh kandidat dari berbagai latar belakang.
"Pak Setyo akan tetap di KPK dan menjalankan tugas sehari-hari sebagai Ketua KPK," tegas Budi. Ini berarti masa jabatan Setyo Budiyanto sebagai Ketua KPK tidak terpengaruh oleh status pensiunnya dari institusi kepolisian.
Mutasi Pensiun Polri: Tiga Jenderal Bintang Tiga Lainnya
Surat telegram Kapolri bernomor ST/1421/VI/KEP tidak hanya mencantumkan nama Setyo Budiyanto. Terdapat tiga jenderal bintang tiga lainnya yang juga dimutasi dalam rangka pensiun. Mereka adalah:
- Komjen Pol Eddy Hartono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNPT, dimutasi menjadi Pati Densus 88.
- Komjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di Kementerian ATR/BPN, dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
- Komjen Pol Lotharia Latif, Inspektur Jenderal pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi internal Polri untuk memastikan kelancaran regenerasi dan penyesuaian status pensiun bagi para perwira tinggi. *** Editor : Administrator