BALAI Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) resmi menutup seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani selama 10 hari, terhitung mulai 1 hingga 10 Agustus 2025.
Keputusan ini diambil untuk melakukan serangkaian perbaikan jalur, penataan sarana dan prasarana, serta penguatan peralatan standar SAR (Search and Rescue) guna meningkatkan keselamatan para pendaki.
Salah satu fokus utama perbaikan adalah pemasangan tangga pada jalur-jalur sulit, terutama di rute Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak yang kerap menjadi titik rawan bagi pendaki.
“Penutupan ini merupakan langkah penting agar ke depan pendakian di Gunung Rinjani bisa berlangsung lebih aman dan nyaman,” ungkap pihak BTNGR.
BTNGR juga mengimbau para pendaki yang telah memesan tiket untuk menjadwal ulang perjalanan mereka atau mengajukan refund untuk tiket masuk dan asuransi yang sudah dibeli.
Dengan adanya perbaikan ini, BTNGR berharap pengalaman pendakian Rinjani tidak hanya lebih aman tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi wisatawan. (net/abw)