Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Polisi Ungkap Fakta Misteri Lakban Kuning yang Melilit Wajah ADP hingga Tewas

Ayu Oktaviana • Senin, 28 Juli 2025 | 11:51 WIB
Arya Daru Pangayunan
Arya Daru Pangayunan

 

 

MISTERI kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) masih belum terpecahkan.

Salah satu yang menjadi misteri yakni lakban kuning yang melilit kepala diplomat ADP saat ditemukan tewas di kamar kosnya yang berada di bilangan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus).

Polisi mengungkap bahwa lakban kuning tersebut merupakan benda yang biasa digunakan oleh diplomat saat bepergian ke luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan hal itu kepada awak media di Jakarta pada Senin (28/7).

Dia menyampaikan bahwa pihaknya sudah memeriksa rekan kerja dan istri Daru berkaitan dengan lakban kuning tersebut.

Dia menyebut, lakban kuning itu merupakan barang yang biasa digunakan oleh para diplomat Kemlu.

”Terkait dengan Lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, bahwa lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedong Kuning, Jogjakarta. Lakban itu pun ada juga di rumah korban di Jogjakarta dan segera akan diserahkan kepada penyidik sebagai pembanding,” terang dia.

Sementara dari keterangan rekan kerja Daru, lakban tersebut biasa dipakai oleh pegawai Kemlu yang bepergian ke luar negeri.

Gunanya sebagai penanda barang bawaan seperti koper. Sehingga lebih mudah ditemukan karena warnanya yang mencolok.

”Menurut keterangan rekan kerja ADP, bahwa lakban tersebut biasa digunakan pegawai kemenlu yang berpergian keluar negeri, guna mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda,” ujarnya. (jpc)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Ayu Oktaviana
#Arya Daru #polda metro jaya #Arya daru pangayunan #penyebab ngorok saat tidur #penyidik #lakban kuning #pegawai Kemlu #kematian #Jogjakarta #diplomat Kemlu