SETELAH tiga pekan melakukan penyelidikan secara mendalam dan melibatkan banyak pihak atas kematian Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan (ADP), hari ini Selasa (29/7/2025) Polda Metro jaya direncanakan akan memgumumkan hasil kematian ADP.
Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengatakan, saat ini Polda Metro Jaya tinggal mengumumkan hasil penyelidikan atas kasus tersebut kepada publik.
Dia menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya butuh waktu cukup panjang untuk menyampaikan hasil penyelidikan kasus tersebut dengan sebab yang jelas.
”Kenapa waktunya kok lama? Misalnya kemarin kan ada janji sepekan dan sebagainya, karena memang pada akhirnya yang ditelusuri sangat kompleks. Sangat banyak. Dari rekam jejak digital, banyak variasi yang pada akhirnya juga ditemukan, didalami dan ditemukan,” kata Anam.
Misalnya otopsi jenazah Daru. Anam menyampaikan bahwa banyak item otopsi yang semakin lama semakin dibuka lebih terang.
Kemudian aspek latar belakang juga ditelusuri lebih dalam dan lebih kompleks. Menurut dia, hal itu yang membuat proses pengungkapan kasus tersebut butuh waktu lebih panjang.
”Kesimpulannya biar diumumkan oleh Polda Metro Jaya sebagai institusi yang memang bertanggung jawab terkait peristiwa ini dalam konteks penegakan hukumnya. Sepanjang yang kami ikuti, harusnya memang tinggal diumumkan. Karena tidak ada celah yang signifikan,” ujarnya.
Termasuk soal telepon seluler atau ponsel Daru yang belum ditemukan. Menurut Anam, hal itu tidak menjadi hambatan dalam pengungkapan kasus Daru.
Tanpa ponsel itu, penyebab kematian Daru tetap bisa terungkap. Yakni melalui otopsi yang sudah dilaksanakan.
”Biar Polda Metro Jaya besok mengumumkannya. Besok Polda Metro Jaya akan mengumumkannya. Tadi kami dijelaskan dari ujung ke ujung soal otopsi. Dari sebelum tubuhnya diotopsi, kondisinya kayak apa, sampai hasil otopsinya dijelaskan,” ungkap Anam. (jpc)