Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Hasto Kristiyanto Bebas dari Rutan KPK, Langsung Santap Sate di Taman Menteng

Anisa Bahril Wahdah • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto makan sate bersama tim hukumnya di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (1/8).
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto makan sate bersama tim hukumnya di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (1/8).

SEKRETARIS Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, resmi menghirup udara bebas setelah keluar dari Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Jumat malam (1/8) pukul 21.22 WIB. Pembebasannya menyusul pemberian amnesti oleh Presiden Prabowo Subianto.

Saat keluar dari rutan, Hasto dijemput oleh tim kuasa hukumnya, termasuk Febri Diansyah, Maqdir Ismail, dan Arman Anis. Menariknya, momen pertama usai bebas diisi dengan makan sate di kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat — sebuah keinginan sederhana yang ia rindukan selama ditahan.

“Saya makan sate di Taman Menteng. Itu kalimat pertama yang disampaikan Pak Hasto Kristiyanto tadi,” tulis Febri Diansyah dalam unggahan di Instagram, Jumat malam.

Dalam pernyataan pertamanya kepada media, Hasto mengaku masa penahanan di Rutan KPK telah memberinya banyak pelajaran hidup yang berarti.

“Saya masuk dengan kepala tegak dan keluar dengan kepala tegak, tapi kali ini saya justru lebih menunduk — karena begitu banyak pembelajaran yang saya dapatkan di dalam,” ungkap Hasto.

Pengalaman tersebut bahkan mendorongnya untuk menempuh pendidikan formal di bidang hukum. Ia mengaku telah resmi terdaftar sebagai mahasiswa Program Studi Hukum di Universitas Terbuka.

“Saya mengambil kuliah S1 Hukum agar bisa lebih efektif dalam menyuarakan komitmen PDI Perjuangan terhadap penegakan hukum, due process of law, dan pemberantasan korupsi,” jelasnya.

Hasto juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian amnesti, yang menurutnya menjadi semangat baru untuk melanjutkan perjuangan politik.

“Amnesti ini memberi saya spirit kebangsaan untuk terus menjalankan tugas-tugas kemanusiaan sebagai kader PDI Perjuangan. Partai ini lahir untuk memperjuangkan keadilan, kemanusiaan, nilai ketuhanan, dan kebangsaan dalam bingkai Pancasila,” tutupnya.

 

Editor : Anisa Bahril Wahdah
#kpu #prabowo #amnesti #hasto #kpk