Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Fakta-fakta Pesawat Latih Sipil Jatuh yang Tewaskan Marsma TNI AU Fajar Adriyanto

Ayu Oktaviana • Senin, 4 Agustus 2025 | 10:40 WIB
Pesawat latih FASI jatuh di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (3/8/2025).
Pesawat latih FASI jatuh di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (3/8/2025).

 

DUKA menyelimuti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) setelah salah satu perwira terbaiknya, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto, gugur dalam kecelakaan pesawat latih di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (3/8/2025).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa pesawat latih milik Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) tersebut lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja sekitar pukul 09.08 WIB.

“Penerbangan ini merupakan bagian dari latihan profisiensi dalam olahraga dirgantara, sebagai bentuk pembinaan dan pemeliharaan kemampuan para penerbang,” ujar Marsma Nyoman dalam keterangannya.

Nahas, latihan tersebut berujung tragedi. Marsma Fajar Adriyanto yang juga pernah menjabat sebagai Kadispenau dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Satu orang lainnya yang turut berada di dalam pesawat mengalami luka berat dan kini tengah mendapatkan penanganan medis intensif.

1. Detik-detik Jatuhnya Pesawat Milik FASI
Dalam video yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 yang awal terbang normal, sesampainya di kawasan Ciampea, Bogor lalu terbang menukik hingga jatuh di Taman Pemakaman Umum (TPU) Benteng.

Pesawat ini merupakan milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), induk olahraga dirgantara nasional yang berada di bawah binaan TNI Angkatan Udara.

Penerbangan dilakukan dalam rangka latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara, sebagai bagian dari pembinaan dan pemeliharaan kemampuan personel FASI.

2. Pesawat dalam Kondisi Baik
Kadispenau I Nyoman Suadnyana memastikan pesawat Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 dalam kondisi baik sebelum lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja (ATS), pada pukul 09.08 WIB.

Penerbangan itu juga telah dilengkapi Surat Izin Terbang (SIT) nomor SIT/1484/VIII/2025 yang diterbitkan oleh Lanud Atang Sendjaja.

Namun, sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak dan kemudian ditemukan di sekitar TPU Astana, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

3. Korban Jiwa
Pesawat latih tersebut ditumpangi oleh dua orang, yakni Marsma TNI Fajar Adriyanto sebagai pilot dan Roni co-pilot. Keduanya dievakuasi ke RSAU dr. M. Hassan Toto untuk menjalani perawatan.

Namun, Marsma Fajar dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Sementara, Roni mengalami luka-luka. 4. Jatuh di TPU Astana Ciampea Bogor
Pesawat yang ditumpangi Marsma Fajar dan Roni jatuh di sekitar tempat pemakaman umum (TPU) Astana, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

TNI AU bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi kejadian, serta memastikan penanganan sesuai prosedur.

Lokasi jatuhnya pesawat telah diberi garis pengaman, dan jenazah Marsma Fajar berada di RSAU Lanud Atang Sendjaja untuk prosesi militer lebih lanjut.

5. Marsma TNI Fajar Adriyanto Mantan Kadispenau
Almarhum Marsma TNI AU Fajar Adriyanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1992, dan seorang penerbang tempur F-16 dengan call sign “Red Wolf”.

Fajar Adriyanto pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AU pada 2019–2020. Selain itu, pernah mengemban jabatan strategis di antaranya Komandan Skadron Udara 3, Danlanud Manuhua, Kapuspotdirga, Aspotdirga Kaskoopsudnau, dan Kapoksahli Kodiklatau.

Ia juga pernah terlibat dalam insiden udara dengan F/A-18 Hornet AS di langit Bawean tahun 2003. (jpc/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#lanud atang sendjaja #meninggal dunia #taman pemakaman umum #luka luka #Federasi Aerosport Seluruh Indonesia #pesawat #latihan #terbang #tni au #Fajar Adriyanto #Pembinaan #Perwira #penerbang #medis #korban jiwa #angkatan udara #tragedi #Pemeliharaan #penanganan #Luka Berat #hilang kontak