Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Film Animasi Merah Putih: One For All Dikritik Soal Visual, Ini Tanggapan Produser

Ayu Oktaviana • Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:27 WIB
Animasi lokal buatan Indonesia "MERAH PUTIH: ONE FOR ALL"
Animasi lokal buatan Indonesia "MERAH PUTIH: ONE FOR ALL"

FILM animasi lokal Merah Putih: One For All tengah menjadi sorotan publik jelang penayangannya pada 14 Agustus 2025.

Dibuat oleh studio Perfiki Kreasindo dengan anggaran produksi yang diklaim mencapai Rp6,7 miliar, film ini menuai kritik tajam usai cuplikan perdananya dirilis ke publik.

Kritik terutama datang dari aspek visual dan cerita.

Banyak warganet menilai kualitas animasinya kaku dan tampak usang, bahkan ada yang menyebut tampilannya menyerupai grafis dari gim lawas PlayStation 2.

Baca Juga: Film Animasi Merah Putih One for All Telan Biaya Rp6,7 miliar Tuai Kritik Netizen, Ini Sinopsisnya

Tak hanya itu, ceritanya juga dinilai kurang segar karena mengangkat tema klasik, yakni sekelompok anak dari berbagai suku yang berjuang menyelamatkan bendera pusaka.

Tak sedikit pula yang membandingkan Merah Putih: One For All dengan film animasi Jumbo yang sebelumnya sukses besar di pasaran.

Menurut mereka, Jumbo menawarkan visual yang lebih modern, pendalaman karakter yang lebih kuat, serta cerita yang lebih matang dan relevan dengan tren saat ini.

Menanggapi kritik tersebut, produser film Merah Putih: One For All, Toto Soegriwo, memilih bersikap santai.

Melalui akun media sosial pribadinya, Toto menuliskan, “Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain,” tulisnya pada Senin (11/8).

Toto juga menyindir pihak-pihak yang mengkritik namun mendapat keuntungan dari viralnya konten mereka terkait film ini.

“Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?,” lanjutnya. (abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#Toto Soegriwo #usang #suku #Grafis #kritik #jumbo #animasi #Merah Putih One for All #anggaran produksi #film animasi #visual #modern #perfiki kreasindo #lokal