Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Ingin Bantu Tetangga Ambil Pompa Air, Seorang Pria Malah Kehabisan Oksigen

Ayu Oktaviana • Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:00 WIB
Petugas Damkar menuruni sumur sedalam 12 meter di Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar untuk mengevakuasi Hamzah (30) dari dalam sumur, Jumat (22/8) malam. Foto: DPKP BANJAR
Petugas Damkar menuruni sumur sedalam 12 meter di Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar untuk mengevakuasi Hamzah (30) dari dalam sumur, Jumat (22/8) malam. Foto: DPKP BANJAR

 

NASIB buruk menimpa Hamzah (30), warga Perumahan Syihab Persada, Desa Tungkaran, Martapura yang meninggal dunia di dalam sumur.

Kejadian itu terjadi pada Jumat malam (22/8/2025), puluhan warga berkerumun di sekitar sumur berdiameter sempit dengan kedalaman 12 meter.

Hamzah tewas lantaran membantu tetangganya, Nikiayu (25), yang meminta bantuan mengambil mesin pompa air miliknya yang jatuh ke dalam sumur.

“Dia bilang sudah biasa turun ke sumur,” kata Nikiayu saat menceritakan kronologis kejadian kepada awak media, Minggu (24/8/2025) siang.

Hamzah sempat menyahut saat diajak bicara dari atas sumur. Namun tak lama, napasnya mulai tersengal dan tubuhnya lemas.

Istri Hamzah yang baru pulang berbelanja panik melihat sang suami tak sadarkan diri di dalam sumur.

Warga setempat pun sebenarnya, kata Nikiayu sempat berusaha menolong korban dengan menurunkan tali untuk menarik korban, namun tak berhasil.

Ketua RT 07 Desa Tungkaran, Didik membenarkan hal tersebut. Ia mengaku langsung melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar.

“Kami segera meminta bantuan damkar untuk evakuasi,” ujarnya.

Petugas Damkar tiba di lokasi dengan perlengkapan tali, tangga lipat, dan tripod evakuasi untuk menurunkan seorang anggota damkar kendalam sumur.

Dengan helm merah dan bantuan tabung oksigen, petugas itu menuruni sumur sempit itu menggunakan tali pengaman, sementara warga berdesakan di sekitar bibir sumur.

Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi DPKP Banjar, Ihwan Fahri, mengungkapkan bahwa medan yang sempit membuat proses evakuasi sulit.

“Kedalaman sumur 12 meter dengan diameter kecil menyulitkan gerak petugas. Selain itu, oksigen di dasar sumur sangat tipis,” ujarnya.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 50 menit untuk mengangkat Hamzah ke permukaan.

“Kami sampai harus minta bantuan tabung oksigen dari PSC untuk petugas,” kata Ihwan.

Proses evakuasi berhasil, namun sayangnya nyawa Hamzah tak terselamatkan. Korban dinyatakan meninggal di lokasi akibat kehabisan oksigen. (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#pompa air #tabung oksigen #oksigen #sumur #korban #Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) #evakuasi #martapura #petugas damkar