SITUASI di sejumlah kota besar mulai berangsur kondusif setelah gelombang kerusuhan yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025.
Meski aksi unjuk rasa masih terus terjadi, sebagian besar massa kini memilih menyuarakan aspirasinya dengan cara damai.
Dukungan masyarakat terhadap aparat keamanan juga tampak nyata di berbagai daerah. Semangat kebersamaan ini memperlihatkan komitmen warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Salah satu momen yang viral datang dari unggahan akun Instagram @magetanviral.
Dalam video tersebut, ratusan warga Monokromo terlihat bahu-membahu bersama aparat kepolisian menghadang kelompok demonstran yang berusaha menyerang Polsek Wonokromo.
Polisi menyebut, sekitar 200 warga turun langsung ke lapangan untuk membantu menjaga situasi di sekitar markas kepolisian.
“Di depan mako kami dibantu kurang lebih 200 warga, kita yang dari selatan ke utara, tidak ada lagi rombongan-rombongan yang mau ke utara. Sehingga kami menunggu di mako,” ujar polisi dalam rekaman tersebut.
Kebersamaan warga dan aparat juga tampak di Jakarta. Aksi damai ditunjukan oleh sejumlah warga Tanah Abang, Jakarta Pusat di sekitar Bundaran HI pada Senin (1/9).
Mereka menyerukan slogan "Jaga Jakarta", yang bertujuan menolak aksi-aksi anarkis. Aksi damai ini diinisiasi oleh gabungan dari 47 organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Tanah Abang.
Salah satunya adalah Jakmania Tanah Abang, sebagai perwakilan suporter klub sepak bola Persija Jakarta.
Mereka menyerukan warga untuk menjaga kota Jakarta.
"Jakarta kota gue, Tanah Abang kampung gue. Ayo jaga Jakarta, sekarang juga!" seru mereka saat mengelilingi Bundaran HI.
Sekelompok ibu-ibu warga Tanah Abang juga turut meramaikan aksi damai tersebut.
Mereka melakukan aksi simbolis membagikan setangkai bunga mawar kepada para warga yang melintas, hingga personil polisi dan TNI yang berjaga.
Komunitas ojek online URC Bergerak juga sempat turun ke jalan lagi menggelar unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/9).
Ratusan ojol yang hadir berhasil menjaga demonstrasi tetap kondusif.
Para ojol membagikan sekitar 2.000 bunga mawar kepada aparat TNI dan Polri, sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Suasana penuh keakraban terlihat saat para pengemudi ojol memeluk aparat sebagai tanda persaudaraan.
Melihat kondisi ini, kondusifitas mulai terbangun kembali pasca kerusuhan. Diharapkan situasi ini semakin membaik dan tidak terjadi lagi kerusuhan.(jpg/abw)