Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Inilah Sederet Kontroversi Konten Kreator Rizky Kabah, Sebut Guru Koruptor hingga Suku Dayak Penganut Ilmu Hitam

Anisa Bahril Wahdah • Senin, 15 September 2025 | 19:30 WIB
Konten kreator Rizky Kabah dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak.
Konten kreator Rizky Kabah dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap Suku Dayak.

NAMA Rizky Kabah atau yang dikenal sebagai Riezky Kabah, kembali menuai sorotan setelah sejumlah konten di media sosialnya memicu kemarahan publik.

TikToker asal Pontianak itu dianggap menghina Suku Dayak lantaran melontarkan kalimat yang disebutnya Suku Dayak penganut ilmu hitam.

Kontroversi ini menambah rekam jejak Rizky yang sebelumnya pernah dikecam lantaran pernyataannya yang menyinggung profesi guru.

Saat itu, kontroversi ini sempat dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik setelah menuding seluruh guru di Indonesia terlibat praktik korupsi.

Kini, ucapannya kembali membuat Rizky berhadapan dengan aparat penegak hukum, saat konten yang ia buat.

Dalam video yang ia unggah, Rizky terlihat seperti mempromosikan suatu produk kecantikan.

Namun, sebelum mempromosikan produk terebut, ia memulai dengan narasi yang dianggap menghina Suku Dayak.

 

Perjalanan Karir sebagai Konten Kreator

Karier kontroversial Rizky Kabah dimulai dari unggahan video TikTok pada 9 Februari 2025, di mana ia menyebut bahwa: semua guru koruptor.

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari berbagai pihak, terutama kalangan pendidik yang merasa dilecehkan oleh ucapannya.

Video tersebut viral di TikTok, ditonton jutaan kali dan menuai ribuan komentar protes.

Tidak berselang lama, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat melaporkan Rizky ke Polda Kalbar. Ia dituding mencemarkan nama baik profesi guru.

Usai laporan tersebut mencuat, Rizky sempat menghilang dari publik. Ia diduga melarikan diri ke luar kota untuk menghindari proses hukum, namun akhirnya diamankan pihak kepolisian pada awal Maret 2025.

Dalam pemeriksaan, Rizky mengaku menyesal dan menyampaikan permintaan maaf kepada para guru, dengan alasan bahwa pernyataannya dipicu pengalaman buruk semasa bersekolah.

 

Suku Dayak Penganut Ilmu Hitam

Kontroversi Rizky berlanjut ketika pada 9 September 2025 ia kembali membuat heboh dunia maya.

Kali ini, ia mengunggah video yang menyebut suku Dayak sebagai penganut ilmu hitam, bahkan mengklaim bahwa kerajaan Majapahit mengakui kesaktian Dayak dalam praktik tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga terlihat merekam diri di depan Rumah Radakng (rumah adat suku Dayak) sambil melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan simbol budaya tersebut.

Ia menyebut bahwa rumah itu dihuni oleh “dukun sakti”.

Video tersebut langsung memicu reaksi keras dari masyarakat adat.

Ormas Pemuda Dayak dan Mangkok Merah melaporkannya ke pihak kepolisian karena dianggap menghina nilai-nilai budaya dan menyebarkan fitnah yang berpotensi mengganggu kerukunan sosial.

Meskipun video tersebut telah dihapus dari akun TikTok-nya, dampaknya sudah menyebar luas.

Rizky pun dinilai tidak menunjukkan itikad baik, lantaran enggan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Dayak, meski berbagai pihak telah memintanya secara terbuka.

Proses Hukum Berlanjut

Akibat konten-kontennya yang provokatif dan meresahkan, Rizky kini menghadapi dua laporan hukum berbeda.

Pertama, dilayangkan oleh PGRI terkait profesi guru. Kedua, oleh organisasi adat Dayak terkait ujaran bernuansa rasial serta penghinaan terhadap simbol budaya.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. (jpg/abw)

Editor : Anisa Bahril Wahdah
#adat dayak #suku dayak #konten kreator #rizky kabah #hukum adat #Rizky Kabah Nizar