Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Perjalanan Cinta Ir Soekarno dengan Yurike Sanger, Terpaut Usia 44 Tahun

Ayu Oktaviana • Jumat, 19 September 2025 | 19:05 WIB
Yurike Sanger, isteri ketujuh Presiden RI pertama Ir. Soekarno
Yurike Sanger, isteri ketujuh Presiden RI pertama Ir. Soekarno

 

KABAR duka datang dari keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Istri ketujuhnya, Yurike Sanger, meninggal dunia di San Gorgonio Memorial Hospital, Banning, California, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 September 2025.

Perempuan kelahiran 1945 itu berpulang pada usia 80 tahun. Ia diduga mengidap penyakit kanker payudara yang dideritanya sejak beberapa waktu terakhir.

Mengutip tirto.id, Yurike Sanger lahir pada 22 Mei 1945 ketika Indonesia masih berada di bawah pendudukan Jepang dan menjelang kemerdekaan.

Ia berasal dari keluarga campuran, ayahnya berdarah Jerman dan ibunya berasal dari Manado.

Masa mudanya dihabiskan di kota kelahiran sambil menempuh pendidikan formal, hingga kemudian hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan sekolah menengah atas (SMA).

Yurike Sanger dikenal sebagai salah satu sosok perempuan yang sempat menjadi bagian penting dalam kehidupan pribadi Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Saat usianya masih sangat muda, sekitar 18 tahun, ia bertemu dengan Presiden Soekarno dalam sebuah acara kenegaraan tahun 1963.

Kala itu, Yurike adalah anggota aktif Barisan Bhinneka Tunggal Ika, sebuah organisasi pelajar yang biasa menyambut tamu-tamu negara dalam berbagai perayaan resmi.

Dari pertemuan itulah hubungan pribadi mulai terjalin. Tak lama berselang, pada 6 Agustus 1964, Yurike Sanger resmi dinikahi oleh Soekarno dan menjadikannya istri ketujuh sang proklamator.

Usianya saat itu baru 19 tahun, sedangkan Soekarno sudah berusia 63 tahun.

Saat menikah, Yurike sempat memutuskan untuk menjadi mualaf dan memeluk agama Islam, sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan suaminya.

Namun setelah pernikahan berakhir, ia kemudian kembali memeluk agama Kristen.

Pernikahan Yurike dan Soekarno berlangsung selama sekitar empat tahun, hingga 1968.

Setelah berpisah dari Soekarno, Yurike menikah kembali dengan seorang pria bernama Subekti, dan memiliki anak dari pernikahan keduanya, di antaranya Didi, Lita, Wahyu, dan Eka. (net/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#pernikahan #soekarno #yurike sanger #Sang Proklamator #kanker payudara