Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Kemendiktisaintek Luncurkan Beasiswa untuk 200 Atlet Berprestasi, Ini Kriterianya

Anisa Bahril Wahdah • Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Atlet senam artistik muda Indonesia, Alarice Mallica mencatatkan debut di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 dengan turun di semua nomor/alat. (Dok: Jakarta Gymnastic OC)
Atlet senam artistik muda Indonesia, Alarice Mallica mencatatkan debut di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 dengan turun di semua nomor/alat. (Dok: Jakarta Gymnastic OC)

 

PEMERINTAH terus menunjukkan komitmennya terhadap masa depan pendidikan para atlet Indonesia.

Melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), pemerintah resmi meluncurkan Beasiswa Atlet Berprestasi Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap mereka yang mengharumkan nama bangsa di dunia olahraga.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan menjelaskan, program beasiswa ini terdiri dari beberapa skema, yaitu beasiswa prestasi dan beasiswa reguler.

“Untuk gelombang pertama ini, beasiswa diberikan kepada para atlet berprestasi,” ujar Fauzan dalam acara peluncuran di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Fauzan menegaskan, pendidikan memiliki peran penting dalam menunjang masa depan para atlet.

Menurutnya, banyak atlet yang mengalami penurunan produktivitas setelah masa puncak kariernya berakhir, sehingga pendidikan menjadi bekal penting agar mereka tetap dapat berdaya dan sejahtera setelah tidak lagi aktif di dunia olahraga.

"Beasiswa ini hadir untuk memfasilitasi saudara-saudara yang memiliki prestasi, tidak hanya sekadar menumpukan hidup dari skill atlet, tetapi kita berharap saudara dapat mengembangkan intelektual sehingga kematangan secara ilmiah," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mengungkapkan, program Beasiswa Atlet Berprestasi ini sebagai penghargaan atas jerih payah dan dedikasi para atlet.

Sekaligus langkah strategis dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berorientasi pada masa depan.

"Kita ingin memastikan bahwa para atlet tidak hanya sukses di arena kompetisi, tetapi juga dalam kehidupan setelahnya sebagai profesional, pendidik, pelatih, atau pemimpin di berbagai bidang," paparnya.

Dia menjelaskan, beasiswa ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya. Di mana pihaknya telah menggandeng pihak LPDP untuk memberikan beasiswa bagi atlet untuk melanjutkan pendidikan di tingkat S-2 dan S-3.

Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung menambahkan, beasiswa Beasiswa Atlet Berprestasi merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto yang termaktub dalam Asta Cita klaster 4.58.

Sehingga bisa membuka jalan bagi para atlet untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi.

"Dan tahun ini kita mulai di angka sementara itu, tadi sudah ada 200," katanya. Angka ini bukan kuota, yang artinya kesempatan masih terbuka untuk para atlet lainnya yang ingin bergabung.

Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar Mangihut Simatupang mengungkapkan, setidaknya ada 12 kriteria terkait siapa saja yang bisa mendapatkan Beasiswa Atlet Berprestasi.

Keberlanjutan beasiswa nantinya ditentukan dari prestasi dan kontribusi para atlet ketika sudah ada di kampus.

Disinggung soal besaran beasiswa yang diberikan, Togar mengaku sudah memiliki detailnya. Beasiswa diberikan mengikuti lokasi kampus para atlet.

"Jumlahnya itu hampir sama dengan KIP-K sama Adik ya, jadi kalau dibilang rata-rata, itu Rp 9,5 juta satu semester termasuk biaya hidup dan UKT," pungkasnya. (jpg)

Editor : Ayu Oktaviana
#atlet indonesia #beasiswa atlet #dunia olahraga #program beasiswa #lpdp #Pembinaan Olahraga #Kemendiktisaintek #penurunan produktivitas #Masa Depan Pendidikan