Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Viral! Warga Berebut Bawang Merah Sebanyak Tiga Kontainer yang Dibuang di Jurang, Siapa yang Membuang?

Anisa Bahril Wahdah • Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial.
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial.

 

WARGA Batam digegerkan oleh temuan gundukan bawang merah dan bawang bombay dalam jumlah besar yang tidak bertuan di kawasan Melcem, Sei Tering II RT 002/RW 005, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, pada Minggu (26/10/2025).

Tumpukan bawang itu ditemukan di tepi jurang di kawasan padat penduduk. Bau menyengat langsung tercium begitu melewati lorong-lorong sempit menuju lokasi.

Menurut keterangan warga, diperkirakan ada puluhan ton bawang yang dibuang di area tersebut setara dengan muatan tiga truk kontainer.

Penemuan ini pertama kali diketahui oleh sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar jurang.

Tak lama kemudian, foto dan video gundukan bawang tersebut viral di media sosial, khususnya di Facebook dan TikTok.

Warga pun berbondong-bondong datang ke lokasi sambil membawa kantong kresek hingga karung beras untuk memungut bawang secara gratis.

“Dari jam delapan pagi sampai sore warga nggak berhenti datang. Ada yang dari Batu Aji, Bengkong, bahkan Botania,” ujar Sobarja, Ketua RT 002 Sei Tering II.

Ia menuturkan, kondisi bawang tersebut masih layak konsumsi. “Sayang kalau dibuang. Tapi kami juga khawatir kalau nanti jadi limbah busuk dan menimbulkan penyakit,” katanya.

Tingginya harga bawang merah di Batam yang mencapai Rp40 ribu per kilogram membuat warga semakin antusias memanfaatkan kesempatan langka ini.

Seorang warga, Ade Sutrija, yang rumahnya berada di dekat lokasi, mengaku melihat sebuah truk membuang muatan bawang pada Sabtu (25/10/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Saya tahu dari tadi malam, tapi nggak berani videokan. Takutnya punya orang,” ungkap Ade.

Lokasi gundukan bawang itu diketahui berada tepat di bawah area PT Gudang Adimda. Namun, pihak keamanan perusahaan, Ano Arno, mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Saya masuk kerja pagi jam delapan, baru tahu ketika masyarakat sudah ramai ambil bawang. Belum tahu siapa yang buang,” ujarnya.

Hingga Minggu sore, warga masih berdatangan untuk mengambil bawang. Sejumlah warga setempat pun ikut membantu menjaga agar situasi tetap tertib dan tidak terjadi kericuhan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu M. Brata Ul Usna, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan di lapangan.

“Kejadiannya memang di wilayah Tanjung Sengkuang. Petugas sedang turun untuk memastikan dan menelusuri asal-usul bawang tersebut,” jelasnya.

Kemunculan gundukan bawang merah dan bawang bombay ini memunculkan tanda tanya besar di tengah tingginya harga bahan pokok.

Warga menyebutnya sebagai “rejeki tak terduga”, sementara pihak berwenang masih menelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan dalam jumlah besar itu. (jpg/abw)

Pemain tengah AC Milan Luka Modric.
Pemain tengah AC Milan Luka Modric.
Luka Modric, jenderal lini tengah AC Milan.
Luka Modric, jenderal lini tengah AC Milan.
Editor : Ayu Oktaviana
#layak konsumsi #harga bahan pokok #bawang merah #harga bawang merah #bawang bombay