Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Debat Panas Menkeu Purbaya dan KDM, Pengamat Sebut Saling Menunjukkan Kinerja di Depan Publik

Anisa Bahril Wahdah • Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:20 WIB

Menkeu Purbaya dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Menkeu Purbaya dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik setelah terlibat perdebatan dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM terkait dana sebesar Rp4,17 triliun yang disebut mengendap di bank atas nama Pemerintah Provinsi Jabar.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai perdebatan antara keduanya merupakan bagian dari persaingan yang sehat.

Menurut Adi, dinamika semacam ini wajar terjadi di antara pejabat tinggi, terutama karena keduanya tengah berupaya menunjukkan kinerja terbaik di hadapan publik, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu keduanya ingin menunjukkan siapa kinerjanya yang paling benar ke publik,” kata Adi Prayitno dihubungi JawaPos.com, Selasa (28/10).

Ia menilai, baik Purbaya maupun KDM memiliki kepentingan untuk memperlihatkan kemampuan manajerial dan kapasitas kepemimpinannya di tengah perhatian besar publik terhadap kinerja masing-masing.

Ia memastikan rivalitas semacam ini tidak selalu bernada negatif. Ia justru melihatnya sebagai bagian dari upaya masing-masing tokoh untuk memperkuat posisi politik dan kepercayaan dari Presiden.

“Apalagi kedua saat ini sama-sama jadi darling yang sedang naik pesat popularitasnya,” tegasnya.

Menurut Adi, publik perlu memahami bahwa di balik perdebatan terbuka itu, ada semangat kompetisi yang berorientasi pada hasil kerja nyata.

Ia menilai, baik Purbaya maupun KDM ingin memastikan bahwa kebijakan dan pendekatan yang mereka ambil dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Keduanya juga ingin menunjukkan keseriusan dan integritasnya dalam bekerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi menilai transparansi dalam debat semacam ini justru menjadi hal positif di era pemerintahan Prabowo.

Ia menyebut publik kini bisa menilai langsung kualitas komunikasi dan arah kebijakan dari masing-masing pejabat.

“Saya kira ini bagus transparan semacam ini,” ucap Adi.

Meski demikian, Adi menegaskan inti dari dinamika tersebut bukanlah soal siapa yang lebih unggul, melainkan bagaimana perbedaan pandangan itu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif.

“Tujuannya tentu mencari titik temu dan solusi yang terbaik. Bukan soal siapa yang menang-menangan,” pungkasnya. (jpg/abw)

Editor : Ayu Oktaviana
#presiden prabowo subianto #KDM #kebijakan #Purbaya Yudhi Sadewa #Provinsi jabar #dedi mulaydi #kerja nyata