Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Berstatus Awas! Gunung Semeru Erupsi, Muntahan Abu Setinggi 2 Kilometer dengan Jarak Luncur 7 Kilometer

Anisa Bahril Wahdah • Rabu, 19 November 2025 | 19:56 WIB
Penampakan awan panas yang mengepul akibat erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11). (ISTIMEWA)
Penampakan awan panas yang mengepul akibat erupsi Gunung Semeru, Rabu (19/11). (ISTIMEWA)

GUNUNG Semeru, puncak tertinggi di Jawa Timur dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Rabu sore (19/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Gunung tersebut meletus dan memuntahkan kolom abu setinggi kurang lebih 2.000 meter di atas puncak, atau mencapai elevasi 5.676 mdpl.

Erupsi ini disertai luncuran awan panas yang melesat sejauh sekitar 7 kilometer dari kawah. Sontak, warga yang tinggal di sekitar lereng Semeru dibuat panik.

Banyak di antara mereka yang bergegas meninggalkan rumah untuk mencari lokasi yang lebih aman begitu mendengar suara gemuruh dan melihat guguran awan panas bergerak cepat.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengonfirmasi peningkatan aktivitas ini dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Erupsi berupa awan panas masih berlangsung, jarak luncur sudah mencapai 7 km dari puncak, dan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” ujarnya dalam laporan tertulis.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut.

Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi sekitar 16 menit 40 detik.

“Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” tambahnya.

Letusan awan panas guguran hingga radius 13 kilometer mengarah ke aliran Sungai Curah Kobokan dan Kali Lengkong, Desa Supit Irang, Kecamatan Pronojiwo.

Warga Dusun Kamar Kajang langsung panik dan mengungsi. Aparat kepolisian, TNI, BPBD, serta relawan menghentikan aktivitas penambangan pasir di sungai yang dilintasi awan panas.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyampaikan bahwa terjadi kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari level II (Waspada) ke level III (Siaga) kemudian menjadi level IV (Awas) per 19 November 2025 oleh PVMBG.

Dengan peningkatan itu serta mempertimbangkan rekomendasi radius bahaya (8 km dari puncak dan sektoral 20 km ke arah selatan–tenggara), kegiatan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo) ditutup sementara sejak pengumuman ini diterbitkan hingga dinyatakan aman. (jpg/abw)

 

 

Editor : Anisa Bahril Wahdah
#gunung semeru #bencana alam #semeru erupsi