Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Viral Pernikahan di Jatim, Suami Berikan Mahar Sound Horeg Seharga Rp4 Juta

Anisa Bahril Wahdah • Kamis, 20 November 2025 | 16:50 WIB
Pernikahan dengan mahar sound horeg viral di kecamatan prigen kabupaten pasuruan. (Dok. KUA Prigen Pasuruan)
Pernikahan dengan mahar sound horeg viral di kecamatan prigen kabupaten pasuruan. (Dok. KUA Prigen Pasuruan)

 

FENOMENA mahar unik kembali mencuri perhatian di Jawa Timur, kali ini datang dari komunitas pecinta sound horeg—kelompok yang dikenal setia pada dentuman bass menggelegar.

Sebuah video viral memperlihatkan momen pernikahan Choirul Ricky Angkoso (39), warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dengan Wiwid (36) asal Probolinggo.

Pasangan ini menjadi sorotan karena memilih mahar yang tak biasa: sepasang speaker SoundQueen 18 inci senilai Rp4 juta, lengkap dengan seperangkat alat salat.

Dalam video berdurasi 44 detik tersebut, tampak Choirul mengucapkan ijab kabul dengan penuh keyakinan.

Di hadapannya terletak mahar berupa perangkat sound system—yang dalam budaya lokal lebih dikenal sebagai sound horeg.

Kecintaan keduanya terhadap dunia audio terlihat begitu kuat, sehingga pemilihan speaker sebagai mahar terasa sangat personal dan menarik perhatian publik.

Choirul mengungkapkan bahwa sebelum akad pada Jumat, 7 November 2025, ia sempat menawarkan beberapa pilihan mahar kepada Wiwid.

Namun, sang calon istri justru memilih perangkat yang berkaitan dengan dunia sound system, sesuatu yang telah menjadi profesi sekaligus hobi Choirul.

“Awalnya saya menawari beberapa pilihan barang untuk mahar, namun lebih memilih meminta mahar dua speaker SoundQueen 18 inci,” kata Choirul. Kamis 12 November 2025.
Tak hanya sekadar pilihan unik, keputusan itu mengandung makna yang lebih dalam bagi pasangan tersebut.

Wiwid, yang juga dikenal sebagai penggemar sound horeg, memilih mahar yang dapat menjadi aset usaha bersama.

Choirul, yang menjalankan bisnis penyewaan sound system, merasa makin yakin.

Bahwa pilihannya menikahi Wiwid bukan hanya soal kecocokan hati, tetapi juga kecocokan profesi dan minat.

“Istri juga senang sound horeg. Sementara saya juga usaha di penyewaan sound system,” ungkapnya sambil tersenyum.

Warganet yang menonton video viral tersebut memberikan berbagai reaksi, sebagian besar bernada dukungan dan pujian atas kreativitas pasangan tersebut.

Banyak dari mereka yang menganggap mahar itu bukan sekadar unik, tetapi juga relevan dengan kehidupan pengantin sehari-hari.

Ada yang bercanda bahwa “suara cinta mereka pasti bakal jedak-jeduk,” sementara yang lain memuji kecocokan pasangan ini dalam membangun usaha rumah tangga.

Fenomena seperti ini bukan hal baru di Jawa Timur, yang dikenal memiliki komunitas sound system cukup besar.

Sound horeg, istilah populer untuk menyebut perangkat audio bervolume tinggi dengan dentuman bass kuat, telah menjadi bagian dari identitas hiburan lokal.

Mulai dari hajatan desa, khitanan, hingga festival musik kampung, sound horeg telah menjadi elemen budaya yang begitu dekat dengan masyarakat.

Tak mengherankan jika perangkat audio menjadi bagian dari cerita cinta sebagian pemuda di daerah tersebut.

Bagi mereka, mahar tidak harus selalu berupa emas atau uang tunai.

Selama nilai dan bentuknya sesuai syariat serta disepakati kedua belah pihak, mahar dapat disesuaikan dengan tradisi, pekerjaan, hingga hobi pasangan.

Kepala KUA Prigen, Ali Sodikin, membenarkan bahwa mahar unik itu telah tercatat sejak pemeriksaan dokumen sebelum akad.

“Benar, akad berlangsung kemarin. Mahar yang disepakati memang berupa SoundQueen 18 inci. Dan itu sah,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjelaskan bahwa mahar berupa barang elektronik tidak bertentangan dengan hukum agama.

Selama memenuhi syarat dasar, bernilai (māl), jelas bentuknya, dan diserahkan secara ikhlas.

Dalam perspektif sosial, pemilihan mahar seperti ini menunjukkan bagaimana generasi muda mulai menyesuaikan tradisi dengan gaya hidup dan dunia yang mereka jalani. (jpg)

Pemain belakang AC Milan Fikayo Tomori yang semakin baik penampilannya.
Pemain belakang AC Milan Fikayo Tomori yang semakin baik penampilannya.
Strahinja Pavlovic, bek AC Milan yang didorong peningkatan kemampuan olah bolanya untuk membantu lini serang AC Milan.
Strahinja Pavlovic, bek AC Milan yang didorong peningkatan kemampuan olah bolanya untuk membantu lini serang AC Milan.
Editor : Ayu Oktaviana
#rumah tangga #tradisi #festival musik #sound horeg #momen pernikahan #perangkat audio #sound system #barang elektronik #mahar unik