JAKARTA – Kabar gembira datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Momentum Jumat Berkah kali ini menjadi penanda dimulainya pencairan Bantuan Sosial (Bansos) pemerintah secara besar-besaran menjelang tutup tahun 2025.
Percepatan penyaluran dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan sebelum tahun berganti. Sedangkan fokus utama pencairan kali ini tertuju pada pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di seluruh wilayah.
Pemegang KKS Bank BNI menjadi kelompok yang paling cepat merasakan pergerakan saldo. Bank anggota Himbara ini tercatat paling aktif menyalurkan pencairan bansos pada pekan terakhir November 2025.
Informasi yang beredar dari kanal YouTube Sukron Channel menyebutkan bahwa KKS baru—terutama kartu yang telah diaktivasi lebih dari satu bulan—mulai menunjukkan tanda-tanda saldo terisi.
Salah satu bukti nyata datang dari wilayah Bogor, di mana beberapa KPM melaporkan saldo masuk sebagai akumulasi bantuan sebelumnya. Dana yang cair mencakup komponen:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
- Untuk Tahap 2 dan Tahap 3
Kabar ini menjadi angin segar bagi KPM yang menanti pencairan jelang akhir tahun.
PT Pos Indonesia Ikut Gencar Salurkan BLT Kesra
Selain penyaluran melalui bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN), jalur PT Pos Indonesia juga kembali ramai menyalurkan bantuan.
Di penghujung November, pencairan BLT Kesra sebesar Rp 900.000 dilaporkan marak dilakukan melalui kantor pos di berbagai daerah. Jalur pos menjadi solusi bagi:
- Warga yang belum memiliki KKS
- KPM di wilayah terpencil
Penerima manfaat yang membutuhkan proses penyaluran langsung
Langkah ini memastikan bansos dapat tersebar lebih merata di seluruh Indonesia.
Tahap Pencairan Besar Masih Ditunggu: BLT Kesra Rp 900.000
Meski beberapa saldo telah masuk, KPM pemegang KKS baru masih menantikan pencairan besar berikutnya. Mereka dijadwalkan menerima:
- Pencairan Tahap 4 (tahap akhir tahun 2025)
- Tambahan BLT Kesra Rp 900.000
Tambahan dana ini diharapkan membantu kebutuhan rumah tangga di masa menjelang pergantian tahun.
Bantuan Pangan Tambahan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng
Sebagai upaya menangani kenaikan harga bahan pokok, pemerintah juga kembali menyalurkan bantuan pangan tambahan.
KPM BPNT atau Sembako yang terdaftar aktif di DTKS berhak mendapatkan:
- 20 kg beras
- Minyak goreng
Bantuan ekstra ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan dasar masyarakat di akhir tahun. (rz/nas/kp.jp)