Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Presiden Prabowo: Guru adalah Penentu Masa Depan Bangsa!

Heron • Selasa, 2 Desember 2025 | 11:05 WIB

 

Inovasi, Dedikasi, dan Keikhlasan Para Pendidik Terbukti Mampu Membawa Perubahan Nyata 

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kembali bahwa guru merupakan pilar utama yang menentukan masa depan bangsa.

Prabowo menekankan bahwa kualitas pendidikan adalah fondasi kemajuan negara, dan pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui guru-guru yang berdedikasi tinggi.

“Guru adalah tonggak yang paling penting dalam pembangunan bangsa ini,” ujar Prabowo, dikutip dari laman resmi Kemendikdasmes, Minggu (30/11).

Hal itu disampaikan dalam Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11).

Puncak Perayaan HGN 2025 menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran guru sebagai penggerak utama kemajuan bangsa. Inovasi, dedikasi, dan keikhlasan para pendidik terbukti mampu membawa perubahan nyata bagi generasi penerus Indonesia.

Dukungan Pemerintah untuk Kesejahteraan Guru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden yang untuk kedua kalinya menghadiri langsung perayaan HGN.

Kehadiran itu, menurutnya, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memprioritaskan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Ini adalah komitmen kita untuk memajukan pendidikan dan membangun peradaban bangsa,” ujar Mu’ti.

Praktik Baik Para Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menyerahkan Anugerah Guru Indonesia 2025 kepada tiga pendidik inspiratif yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa dalam memajukan mutu pendidikan nasional.

  1. Syifa Urrachmah – SLB Negeri Banda Aceh, Aceh

Syifa menerima penghargaan berkat inovasinya, Komputer Bicara (Kombira), yang membuka akses pembelajaran teknologi bagi siswa tunanetra. Dengan metode demonstratif dan praktik langsung, ia berhasil mendorong kemandirian teknologi para siswa.

Ia juga mengintegrasikan software pembaca layar serta bekerja sama dengan Pertuni untuk menyusun modul braille agar siswa semakin mudah mengakses materi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Tapteng: Instruksi Tegas untuk Kapolri!

“Saya bahagia melihat peningkatan kompetensi teknologi murid tunanetra kami,” ucap Syifa.

  1. Umi Salamah – PKBM Tunas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Umi Salamah dikenal karena dedikasinya membuka rumah pribadi sebagai pusat belajar masyarakat yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Ia fokus memberantas buta aksara di tingkat akar rumput.

“Penghargaan ini bukti nyata dukungan pemerintah untuk para pejuang pendidikan,” tuturnya.

  1. Koko Triantoro – SD Negeri Embacang Lama, Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan

Koko mengabdikan diri selama satu dekade di wilayah 3T dan menjadi penggerak utama program Zero Literacy, metode pemberantasan buta aksara berbasis modul dan teknik grading yang dikembangkan guru daerah.

Program tersebut terbukti meningkatkan kemampuan literasi siswa dan telah dipresentasikan pada Jambore GTK Nasional 2024.

“Semoga penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus mendidik dengan kepedulian,” kata Koko. (arm/trh/dk/kp.jp.com)

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
Editor : Heron
#presiden prabowo subianto #Hari Guru Nasional HGN #masa depan bangsa Indonesia #Guru Penentu Keberhasilan Pendidikan #Kualitas Pendidikan Nasional