Momen banjir bertepatan dengan momen 5 Rajab Sekumpul. Tak sedikit jemaah yang harus bergelut dengan air banjir saat menuju Sekumpul.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.15 Wita dan berdampak pada permukiman warga. Petugas lun melakukan evakuasi terhadap warga.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin menerima laporan awal dari seorang warga bernama Ika, yang menginformasikan adanya warga terdampak banjir, termasuk bayi dan kaum ibu, di Desa Tunggul Irang, Desa Bincau, dan Desa Labuan Tabu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Banjarmasin pada pukul 21.32 Wita mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari tujuh personel menuju lokasi kejadian.
Tim diberangkatkan dari KPP Banjarmasin dengan jarak tempuh sekitar 22,4 kilometer dan estimasi waktu perjalanan kurang lebih 39 menit.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa tim diterjunkan untuk melakukan asesmen cepat terhadap kondisi lapangan sekaligus memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
“Begitu menerima laporan adanya warga yang terdampak banjir, kami langsung mengerahkan tim rescue lengkap dengan peralatan water rescue untuk mendukung upaya pertolongan,” ujar I Putu Sudayana.
Dalam pelaksanaan operasi, sejumlah unsur SAR turut terlibat, di antaranya Kansar Banjarmasin, BPBD Kabupaten Banjar, Emergency Banjar Response (EBR), serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar.
Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, rubber boat beserta mesin tempel, perlengkapan water rescue, tandu lipat dan tandu basket, peralatan medis, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Kondisi di lapangan dilaporkan masih diguyur hujan dengan arus air yang cukup deras, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi. Hingga rilis ini disampaikan, data jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan segera menghubungi nomor darurat 115 apabila membutuhkan bantuan SAR.
Operasi akan terus dilaksanakan hingga situasi dinyatakan aman dan seluruh warga terdampak tertangani.(ram)
Editor : Agus Pramono