Sinyal Dasi Biru; Dari Sri Mulyani kepada Menteri "Koboi"
JAKARTA - Sepanjang tahun 2025, isu reshuffle Kabinet Merah Putih di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu narasi politik paling konsisten menghiasi ruang publik.
Meski tak pernah diumumkan secara resmi, wacana perombakan kabinet terus menguat seiring dinamika internal pemerintahan dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja para menteri.
Menariknya, di lingkungan Istana Negara berkembang satu kode politik tak tertulis: dasi biru muda. Aksesori ini kerap dikenakan para pejabat yang dipanggil ke Istana dan diyakini menjadi penanda akan adanya pelantikan atau perombakan jabatan.
Sepanjang satu tahun pertama pemerintahannya, Prabowo tercatat melakukan empat kali reshuffle kabinet serta sejumlah pelantikan kepala lembaga strategis. Berikut rangkuman lengkapnya.
Reshuffle Pertama: 19 Februari 2025
Fokus Pendidikan dan Riset
Reshuffle pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Presiden Prabowo mengganti Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Soemantri Brodjonegoro dengan Brian Yuliarto, akademisi ITB yang dikenal kuat di bidang riset dan inovasi.
Pergantian ini terjadi setelah Soemantri menghadapi dinamika internal, termasuk protes ratusan pegawai kementerian pada Januari 2025. Penunjukan Brian Yuliarto dibaca sebagai sinyal kuat penekanan pemerintah pada penguatan sains, teknologi, dan inovasi.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik:
- Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala BPKP
- Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
- Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala BPS
- Sonny Harry Budiutomo sebagai Wakil Kepala BPS
Reshuffle Kedua: 8 September 2025
Sri Mulyani Diganti, Kementerian Baru Dibentuk
Reshuffle kedua pada 8 September 2025 menjadi sorotan besar publik. Prabowo mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa, sosok yang kemudian dikenal dengan gaya bicara lugas hingga dijuluki “menteri koboi”.
Tak hanya itu, Prabowo juga membuat gebrakan dengan membentuk Kementerian Haji dan Umrah, menandai perubahan desain kelembagaan kabinet.
Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah
Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri
Selain itu:
- Mukhtarudin ditunjuk sebagai Menteri P2MI menggantikan Abdul Kadir Karding
- Ferry Juliantono menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi
- Budi Gunawan dicopot dari posisi Menko Polkam, digantikan sementara oleh Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pelaksana tugas
Reshuffle Ketiga: 17 September 2025
Erick Thohir Geser Posisi, Banyak Pejabat Baru
Hanya berselang sembilan hari, reshuffle ketiga digelar pada 17 September 2025. Prabowo melantik Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam definitif.
Langkah mengejutkan lainnya adalah pergeseran Erick Thohir dari Menteri BUMN menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, menggantikan Dito Ariotedjo.
Sejumlah pelantikan lain turut dilakukan, termasuk:
- Afriansyah Noor sebagai Wamenaker
- Rohmat Marzuki sebagai Wamen Kehutanan
- Farida Faricha sebagai Wamen Koperasi
Di lingkungan Istana:
- Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
- Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan
Prabowo juga memperkuat sektor keamanan, gizi nasional, dan pengadaan barang/jasa negara dengan melantik penasihat khusus, wakil kepala badan, hingga Kepala LKPP.
Reshuffle Keempat: 8 Oktober 2025
Tanpa Ganti Menteri, Fokus Penguatan Struktur
Reshuffle keempat pada 8 Oktober 2025 terbilang berbeda. Tidak ada menteri atau wakil menteri yang dicopot. Presiden hanya menambah:
- Ahmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri
- Benyamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan
Prabowo juga melantik asisten khusus presiden, jajaran Badan Pengaturan BUMN, anggota Dewan Komisioner LPS, hingga Komite Eksekutif Percepatan Otsus Papua.
Pelantikan Kepala BRIN: 10 November 2025
Akademisi Ambil Peran Strategis
Pada 10 November 2025, Prabowo kembali melantik pejabat strategis dengan menunjuk Arif Satria, Rektor IPB, sebagai Kepala BRIN, didampingi Amarulla Oktavian sebagai Wakil Kepala.
Penunjukan ini mempertegas arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.
Dasi Biru dan Gaya Kepemimpinan Prabowo
Dalam kurun satu tahun, tercatat lima agenda besar pelantikan tanpa pengumuman resmi sebelumnya. Di kalangan jurnalis Istana, satu simbol selalu muncul: dasi biru muda.
Lebih dari sekadar perombakan jabatan, reshuffle Kabinet Merah Putih mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo—cepat, senyap, dan penuh sinyal politik. Publik kini menanti, apakah reshuffle akan kembali berlanjut di tahun berikutnya. (mr/sat/kp.jp)