Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bupati Pamekasan dan Wakilnya Didemo, Orator: Masyarakat Patungan Perbaiki Jalan, tapi Kasih Gift Ratusan Juta ke Valen DA7

Agus Pramono • Selasa, 30 Desember 2025 | 12:00 WIB
Massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan (AMP3) berujukrasa ke Kantor Bupati Pamekasan, Senin (29/12/2025).
Massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan (AMP3) berujukrasa ke Kantor Bupati Pamekasan, Senin (29/12/2025).


PAMEKASAN-Massa dari Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan (AMP3) menyerukan kekecewaan atas kepemimpinan Bupati KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto.

Mereka berdemo ke Kantor Bupati Pamekasan, Jalan Kabupaten 107 Pamekasan, Senin (29/12/2025).

Salah satu orator aksi, Ahmad Ghafur menyinggung Wakil Bupati Pamekasan terlihat memberikan gift D’Sultan dan D’Boss kepada peserta Valen yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.

Gift D’Sultan dan D’Boss itu diberikan saat Valen berjuang di partai grand final Dangdut Academy 7 (DA7).

“Di desa masyarakat patungan memperbaiki jalan, tapi di sisi lain kita lihat ada gift (D’Sultan dan D’Boss) ratusan juta. Ini ironi yang melukai rasa keadilan publik,”serunya.

Kekecewaan tersebut didasari dengan pemerataan pembangunan yang dinilai belum maksimal, terutama sektor infrastruktur jalan hingga fasilitas publik di daerah ‘pinggiran’.

Terlebih selama ini progres pembangunan justru hanya dipusatkan di wilayah perkotaan. Hal tersebut justru kontras dengan visi misi yang dicita-citakan pasangan Kholil-Sukri selama masa kampanye politik.

“Kami menuntut pemerintah daerah agar lebih adil dalam membangun infrastruktur yang merata, karena selama ini masih banyak wilayah terisolir akibat jalan rusak dan minim perhatian,” kata salah Ghafur dikutip dari bangsaonline.com.

“Terlebih di tengah masyarakat melakukan aksi gotong royong dan swadaya memperbaiki jalan rusak di berbagai pelosok desa, Pemkab Pamekasan justru menyuarakan efesiensi anggaran. Tapi kemarin kita lihat bersama di final Dangdut Academy 7, Wabup Pamekasan justru memberikan gift D’Sultan dan D’Boss ke Valen dengan nominal ratusan juta,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai kurang etis, seiring dengan upaya masyarakat secara swadaya melakukan perbaikan infrastruktur.

“Dulu saat kampanye menyuarakan Bangkit Bersama, tapi kenyataannya justru bangkit sendiri bersama keluarga dan kroninya. Apalagi masyarakat justru sudah dilupakan dengan 17 janji itu,” tegasnya.

Sementara Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman yang menemui massa aksi bersama Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan massa aksi. Bahkan pihaknya menilai jika hal tersebut sebagai bentuk pengawasan publik sebagai pengingat agar pemerintahan yang dipimpinnya berjalan sesuai aturan.

Baca Juga: Sejarah dan Daftar Pemenang Dangdut Academy Indosiar dari Musim Pertama hingga Sekarang

“Untuk dipahami bersama bahwa APBD 2025 bukan merupakan produk pemerintahan yang kami laksanakan, sekalipun PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) sudah menjadi wewenang kami, tapi pelaksanaan PAK terkendala waktu yang sangat terbatas,” kata KH Kholilurrahman.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, terlebih terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui dalam merealisasikan PAK. Mulai dari survei, perencanaan, lelang, pelaksanaan, pengawasan hingga pelaporan dan pertanggung jawaban. “Sejauh ini banyak OPD menyampaikan ketidaksiapan karena waktu yang terlalu mepet dan dikhawatirkan berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto menyampaikan seputar gift yang diberikan kepada Achmad Valen Akbar pada ajang Grand Final Dangdut Academy 7 merupakan partisipasi dari salah satu pengusaha rokok di Pamekasan.

“Jadi perlu kami luruskan sekaligus klarifikasi, bahwa gift seperti yang disinggung barusan itu berasal dari salah satu pengusaha rokok,” pungkasnya.(ram)

Editor : Ayu Oktaviana
#pamekasan #Grand Final Dangdut Academy 7 #pengusaha rokok #infrastruktur #massa aksi #dangdut academy #bupati pamekasan #kampanye politik #gift #Perubahan Anggaran Keuangan #Achmad Valen Akbar #fasilitas publik #Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan AMP3 #KH Kholilurrahman