KALTENG POS - Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang dari dunia hiburan tanah air. Sabrang Mowo Damar Panuluh, atau yang lebih akrab kita kenal sebagai Noe, vokalis band Letto, baru saja resmi menyandang peran baru yang jauh dari gemerlap lampu panggung.
Pada Kamis (15/1), Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin resmi melantik Noe sebagai salah satu dari 12 Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025.
Bagi fans setia Letto, keterlibatan Noe di ranah intelektual mungkin bukan hal yang aneh. Putra dari budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) ini memang dikenal memiliki kedalaman berpikir dan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang Matematika dan Fisika dari University of Alberta, Kanada.
Kini, kemampuan analitisnya itu akan diabdikan untuk negara. Noe dan 11 tenaga ahli lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang profesional diharapkan menjadi "motor penggerak" dalam memperkuat kebijakan pertahanan nasional.
"Kehadiran mereka akan memperkuat fondasi strategis dalam mewujudkan pertahanan negara yang tangguh, modern, dan berdaya saing," ujar Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.
Jika biasanya Noe sibuk meramu lirik puitis seperti dalam lagu Sandaran Hati atau Ruang Rindu, kini ia akan berhadapan dengan tugas berat: koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi kebijakan pertahanan.
Langkah Noe ini membuktikan bahwa musisi Indonesia tidak hanya jago menghibur, tapi juga punya kapasitas untuk berkontribusi nyata dalam urusan strategis negara.
Masuknya unsur seniman/intelektual ke dalam DPN diharapkan mampu memberi warna baru dan perspektif yang lebih segar (out of the box) dalam melihat tantangan zaman.
Kabar ini pun langsung memicu reaksi positif dari warganet. Banyak yang memuji pilihan pemerintah dalam merekrut sosok yang dikenal cerdas dan rendah hati ini.
"@sabrangmdp_official Selamat Mas", tulis salah satu komentar di akun instagram @kemhanri.
"Real strategis banget asli," tulis komentar netizen lainnya.
Apakah ini tandanya Letto akan vakum sementara? Ataukah Noe akan tetap bisa membagi waktu antara "Ruang Rindu" dan "Ruang Strategi Pertahanan"? Kita tunggu saja kabar selanjutnya! (*)
Editor : Ayu Oktaviana