Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Bikin Kaget! Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono Mendadak Pingsan

Heron • Minggu, 25 Januari 2026 | 17:39 WIB

Saat Pimpin Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR 42-500

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mendadak pingsan saat memimpin upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/1).

Peristiwa tersebut terjadi di tengah prosesi penghormatan terakhir kepada tiga korban, yakni pilot pesawat ATR 42-500 Kapten Andy Dahananto serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, Trenggono yang awalnya berdiri tegak tiba-tiba terlihat oleng sebelum akhirnya jatuh pingsan ke lantai. Suasana upacara pun mendadak panik.

Sejumlah pegawai KKP dan peserta upacara segera memberikan pertolongan dan membawa Trenggono ke ruangan lain. Bahkan, beberapa petugas terlihat membawa tabung oksigen untuk membantu proses penanganan.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, memastikan bahwa Trenggono telah sadar tak lama setelah kejadian tersebut. “Sudah sadar,” ujar Didit kepada awak media di Politeknik AUP Jakarta.

Didit menegaskan, penyebab pingsannya Menteri KKP bukan karena kondisi serius, melainkan akibat kelelahan. “Enggak apa-apa. Ini kecapekan,” jelasnya.

Upacara persemayaman tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir KKP kepada para pegawai yang gugur saat menjalankan tugas.

Tiga peti jenazah tampak berjajar rapi, dibalut bendera Merah Putih, sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan secara kedinasan.

Ketiga jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI gabungan usai menerima tujuh kantong jenazah pada Jumat (23/1).

Yoga Naufal Prakoso, warga Duren Sawit, Jakarta Timur, dan Ferry Irawan asal Bekasi, Jawa Barat, teridentifikasi melalui sidik jari, properti, serta ciri medis. Sementara Kapten Andy Dahananto, warga Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis.

Rencananya, ketiga jenazah akan dimakamkan di lokasi yang berbeda sesuai permintaan keluarga. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500

Editor : Heron
#Korban Pesawat ATR 42 500 #menteri kkp