Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Lagi Viral, dr. Tirta Semprot Netizen yang Sebut Asam Lambung Bikin Mati Mendadak

Kiki KaltengPos • Senin, 26 Januari 2026 | 10:35 WIB
Cuitan dr. Tirta si X tanggapi netizen yang serang rekan sejawatnya.
Cuitan dr. Tirta si X tanggapi netizen yang serang rekan sejawatnya.

KALTENG POS - Jagat maya baru-baru ini dikejutkan dengan kabar duka meninggalnya selebgram Lula Lahfah.

Kepergiannya yang terasa mendadak memicu gelombang diskusi panas di media sosial, di mana banyak netizen mulai berspekulasi mengenai penyebabnya.

Salah satu isu yang paling santer dikaitkan adalah komplikasi asam lambung atau GERD yang dianggap bisa memicu serangan jantung fatal secara tiba-tiba.

Ketakutan ini menjalar dengan cepat, membuat banyak orang yang mengidap gangguan lambung merasa was-was: "Apakah sesak di dadaku ini pertanda ajal sudah dekat?"

Melihat simpang siurnya informasi dan banyaknya "dokter dadakan" di internet, dr. Tirta Mandira Hudhi akhirnya angkat bicara.

Dengan gaya bicaranya yang lugas, ia meluruskan benang kusut antara penyakit lambung dan kondisi jantung agar masyarakat tidak terjebak dalam mitos medis yang menyesatkan.

Sering merasa dada sesak atau jantung berdebar saat asam lambung naik? Banyak orang langsung panik dan mengira mereka terkena serangan jantung.

Isu ini kian liar di media sosial, bahkan tidak sedikit orang awam yang berani "menggurui" para ahli jantung terkait hal ini.

Menanggapi fenomena tersebut, dr. Tirta Mandira Hudhi memberikan penjelasan tegas melalui unggahan videonya di instagram pribadinya, Minggu (25/1).

Ia meluruskan pemahaman masyarakat agar tidak lagi menyamakan antara penyakit lambung (GERD) dengan kondisi fatal seperti serangan jantung.

Perbedaan Fatal: Jantung vs Lambung
Menurut dr. Tirta, penyebab kematian mendadak (sudden death) biasanya berkaitan erat dengan dua organ utama: jantung dan otak.

Penyakit Jantung: Kematian mendadak sering disebabkan oleh serangan jantung atau gangguan irama jantung (aritmia). Kondisi ini bisa terjadi tanpa gejala awal yang jelas.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease): Merupakan kondisi di mana asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus). Meski menyiksa, dr. Tirta menegaskan bahwa hubungan GERD sebagai penyebab langsung serangan jantung itu "jauh banget".

Mengapa GERD Terasa Seperti Penyakit Jantung?
Salah satu alasan mengapa orang sering salah kaprah adalah karena gejala jantung berdebar yang muncul saat GERD kambuh. dr. Tirta menjelaskan mekanismenya:

"Kenapa kok bisa berdebar-debar ketika GERD? Ya karena nyeri. Tapi tidak langsung berhubungan. Berdebar karena GERD dan berdebar karena gangguan irama jantung itu beda," tegasnya.

Rasa nyeri hebat di area dada atau ulu hati akibat asam lambung yang mengiritasi dinding kerongkongan dapat memicu respons stres pada tubuh, yang kemudian meningkatkan denyut jantung.

Namun, ini bukan berarti jantung Anda sedang mengalami kerusakan struktural seperti pada kasus serangan jantung.

Pesan dr. Tirta: Jangan "Sok Tahu"

dr. Tirta juga menyayangkan banyaknya orang yang merasa lebih pintar dari dokter spesialis hanya karena membaca satu atau dua artikel di internet. Ia menyebut fenomena ini sebagai bagian dari Dunning-Kruger Effect, di mana seseorang merasa memiliki pengetahuan tinggi padahal kemampuannya masih sangat terbatas.

"Belajar ilmu kedokteran itu ada tahapannya. Jangan sampai kita mengoblok-goblokkan dosen atau senior di bidang jantung hanya karena baca artikel singkat," tambah dr. Tirta dengan nada bicara khasnya yang blak-blakan.

Jika Anda mengalami gangguan lambung, fokuslah pada pengobatan lambung dan perbaikan pola hidup. Namun, jika Anda merasakan dada sesak disertai keringat dingin, nyeri menjalar ke lengan atau rahang, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan itu bukan masalah jantung.

Paham akan perbedaan gejala bisa menyelamatkan Anda dari kepanikan yang tidak perlu, sekaligus membantu Anda mendapatkan penanganan medis yang tepat. (*)

Editor : Ayu Oktaviana
#pola hidup #gerd #dr tirta mandira hudhi #penyakit lambung #serangan jantung #dr Tirta #gangguan lambung #dokter spesialis #sudden death #diskusi panas #Dunning Kruger Effect #asam lambung #lula lahfah #jantung berdebar #penanganan medis