Kabar Terbaru Hukum & Peristiwa Kabar Kalteng Ekonomi & Bisnis Nasional Olahraga Hiburan Kesehatan Internasional Kuliner Wisata Pena Politik Pendidikan

Magang Nasional Lanjut 2026! Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota untuk Fresh Graduate

Heron • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:30 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau pelaksanaan program pemagangan di Paragon Corp, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau pelaksanaan program pemagangan di Paragon Corp, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

 

KALTENGPOS.JAWAPOS.COM - Kabar baik buat fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir. Setelah dinilai sukses pada 2025, program Pemagangan Nasional dipastikan berlanjut pada 2026 dengan kuota besar, minimal 100.000 peserta.

Rencana ini disampaikan usai Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau langsung pelaksanaan program pemagangan nasional di Paragon Corp, Jakarta.

Teddy menyebut, program pemagangan nasional terbukti memberi manfaat nyata bagi peserta, terutama dalam membangun pengalaman dan keterampilan kerja sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional.

“Pemerintah akan kembali membuka kesempatan bagi para lulusan baru perguruan tinggi pada pertengahan tahun 2026 dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta pemagangan,” ujar Teddy.

Menurutnya, program ini dirancang sebagai solusi konkret menekan pengangguran lulusan perguruan tinggi, sekaligus menjembatani kesenjangan antara kompetensi akademik dan kebutuhan industri.

Tak sekadar magang, peserta juga mendapat:
• pendampingan mentor profesional
• pengalaman kerja langsung di perusahaan atau instansi pemerintah
• serta uang saku sesuai UMK/UMK setempat

“Yang terpenting, peserta benar-benar belajar di lapangan dan merasakan dunia kerja yang sesungguhnya,” jelas Teddy.

Sementara itu, Menaker Yassierli menegaskan bahwa pada semester pertama 2026, pemerintah akan kembali membuka tambahan minimal 100.000 peserta pemagangan. Ia optimistis, dengan semakin banyak mitra industri, kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi akan semakin luas.

“Program pemagangan menjadi instrumen penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing jangka panjang,” kata Yassierli.

Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh peserta. Hana Meita Sitepu, salah satu peserta Pemagangan Nasional 2025, mengaku mendapatkan pengalaman kerja layaknya karyawan profesional.

Selama magang di perusahaan kosmetik besar, Hana terlibat langsung dalam proses industri, mulai dari inovasi produk, formulasi, hingga pengendalian kualitas.

“Saya mendapatkan wawasan praktis tentang dunia industri kecantikan yang tidak saya dapatkan di bangku kuliah,” tuturnya.

Program Pemagangan Nasional pun dinilai menjadi jalur strategis bagi anak muda untuk siap kerja, punya pengalaman, dan meningkatkan peluang karier setelah lulus.

Editor : Ayu Oktaviana
#peluang karier #industri kecantikan #keterampilan kerja #Pemagangan nasional #pengalaman kerja #Menaker Yassierli #Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya #Berdaya Saing #perusahaan kosmetik #kompetensi akademik #lulusan baru perguruan tinggi #PARAGON CORP #fresh graduate